Pengertian, Ciri-Ciri Nifaq, dan Jenisnya yang Harus Diketahui Umat Muslim

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ciri-ciri nifaq harus diketahui oleh umat muslim. Dalam ajaran Islam, terdapat beberapa akhlak tercela yang harus dihindari. Salah satu akhlak tercela tersebut adalah nifak. Nifak harus dipahami agar umat muslim terhindar dari perbuatan ini.
Nifak merupakan sifat tercela sehingga sudah sewajarnya dijauhi. Sifat ini memiliki beberapa ciri khusus yang perlu dipahami, salah satunya adalah dusta.
Pengertian dan Ciri-Ciri Nifaq
Apa itu nifak? Mengutip dari Akidah dan Akhlak untuk Kelas VII MTs, Yusmansyah (2008:100), nifak berasal dari kata dalam bahasa Arab, yaitu nafaqa-yunafiqu-nifaqan yang berarti ketidaksesuaian antara apa yang diperlihatkan dengan yang disembunyikan.
Nifak merupakan istilah khusus untuk perbuatan tercela, yaitu perbuatan tidak konsisten dalam beragama. Beragama di sini diartikan sebagai menjalani kehidupan sehari-hari dalam hubungannya dengan Allah dan sesama manusia.
Nifak adalah perilaku berpura-pura atau apa yang diucapkan tidak sesuai dengan apa yang ada di dalam hati dan tindakannya. Singkatnya, nifak adalah kebohongan. Terdapat ciri-ciri nifaq yang bisa dikenali sebagai berikut.
1. Dusta
Ciri pertama nifak adalah dusta. Dusta berarti berbicara tentang sesuatu yang tidak sesuai dengan fakta atau kebenaran.
2. Khianat
Ciri selanjutnya adalah khianat. Ciri ini bisa ditemukan pada surah Al-Munafiqun ayat 2.
“Mereka menjadikan sumpah-sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Sungguh betapa buruknya apa yang telah mereka kerjakan.”
3. Sombong dan Menyombongkan Diri
Ciri sombong dan menytombongkan diri ini bisa ditemukan keterangannya pada surah Al-Munafiqun ayat 5.
Dan apabila dikatakan kepada mereka, “Marilah (beriman), agar Rasulullah memohonkan ampunan bagimu,” mereka membuang muka dan engkau lihat mereka berpaling dengan menyombongkan diri.
Jenis-Jenis Nifak
Pelaku nifak disebut munafik. Nifak dibagi menjadi dua jenis, yaitu nifaq i'tiqadi dan nifaq ijtima’i. Berikut penjelasannya.
1. Nifaq I’tiqadi
Nifaq i’tiqadi adalah perilaku nifak yang berhubungan dengan keyakinan terhadap Allah. Nifaq i’tiqadi berarti adanya pengakuan beriman kepada Allah tetapi sebenarnya keimanan itu tidak ada.
2. Nifaq Ijtima’i
Nifaq ijtima’i merupakan perilaku nifak yang berhubungan dengan sesama manusia. Nifaq ijtima’i dibagi lagi menjadi tiga, yaitu nifak ucapan (nifaq qauli), nifak perbuatan (nifaq ‘amali), dan nifak sikap mental (nifaq washfi).
Baca juga: Pengertian dan Lawan Kata Sifat Suudhan yang Tercela dalam Islam
Demikian pembahasan tentang pengertian, ciri-ciri nifaq, dan jenisnya yang perlu dipelajari. Semoga bisa menambah wawasan tentang Islam. (KRIS)
