Konten dari Pengguna

Pengertian, Contoh Kenampakan Alam, dan Ciri-cirinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Contoh Kenampakan Alam. Sumber: Unsplash/Aleks Dahlberg
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Contoh Kenampakan Alam. Sumber: Unsplash/Aleks Dahlberg

Contoh kenampakan alam perlu dipelajari agar siswa semakin memahami Bumi. Bumi dibagi menjadi dua bagian, yakni daratan dan laut. Setiap kenampakan alam tersebut memiliki cirinya masing-masing.

Salah satu kenampakan alam daratan adalah gunung. Gunung memiliki ciri-ciri tertentu dibandingkan dengan kenampakan alam lainnya.

Contoh Kenampakan Alam dan Ciri-cirinya

Ilustrasi untuk Contoh Kenampakan Alam. Sumber: Unsplash/Keghan Crossland

Apa itu kenampakan alam? Dikutip dari Manusia Indonesia, Alam & Sejarahnya, Hidayati dan Huriyah (2021:176), kenampakan digolongkan menjadi dua, yaitu kenampakan alam dan kenampakan buatan. Kenampakan alam merupakan bentuk muka Bumi yang terbentuk secara alami.

Terdapat sejumlah kenampakan alam daratan dengan ciri yang berbeda-beda. Berikut beberapa contoh kenampakan alam daratan dan ciri-cirinya.

1. Gunung

Gunung merupakan kenampakan alam daratan yang bentuknya menonjol tinggi ke atas. Gunung bisa dikenali dari ciri-ciri bentuknya yang menyerupai kerucut. Tinggi gunung lebih dari 600 mdpl.

Terdapat gunung berapi aktif, gunung tidak berapi, dan gunung mati. Contoh gunung adalah Gunung Rinjani, Gunung Slamet, Gunung Trikora, dan Gunung Kerinci.

2. Pegunungan

Pegunungan merupakan sekumpulan beberapa gunung yang menyambung menjadi satu sehingga bentuknya memanjang. Pada pegunungan tidak ada gunung aktif karena pegunungan tidak mengalami erupsi.

Pegunungan dibagi menjadi pegunungan tinggi dan pegunungan rendah. Contoh pegunungan adalah Pegunungan Menoreh, Pegunungan Bukit Barisan, dan Pegunungan Jaya Wijaya, Pegunungan Gayo, dan sebagainya.

3. Dataran Tinggi

Dataran tinggi atau plato merupakan tanah datar yang luas dan berlokasi di ketinggian sekitar 200 hingga 1.500 mdpl. Dataran tinggi terbentuk akibat adanya erosi dan sedimentasi. Contoh dataran tinggi adalah Dataran Tinggi Gayo dan Dataran Tinggi Dieng.

4. Dataran Rendah

Dataran rendah merupakan tanah datar luas yang berada di ketinggian 0 hingga 200 mdpl. Biasanya, dataran rendah mempunyai tanah subur dan digunakan sebagai pusat pemukiman penduduk. Contoh dataran rendah adalah kawasan Surakarta dan kawasan Pantai Timur Sumatra.

5. Lembah

Lembah adalah kenampakan alam di darat yang berupa cekungan. Lembah ada di sekitar atau di sela-sela pegunungan atau perbukitan. Indonesia memiliki beberapa lembah seperti Lembah Anai, Lembah Baliem, Lembah Ngarai Sianok, dan lainnya.

Baca juga: Simbol Kenampakan Alam pada Peta dan Penjelasannya

Sekian contoh kenampakan alam, pengertian, dan ciri-cirinya yang bisa dipelajari. Semoga materinya bisa menambah wawasan. (KRIS)