Pengertian dan Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Laporan laba rugi perusahaan dagang adalah jenis laporan yang menyajikan hasil usaha perusahaan yang mencakup beban dan pendapatan. Laporan ini dikeluarkan untuk mencapai target dari tujuan tertentu dalam suatu periode. Laporan laba rugi merupakan bagian dari pencatatan akuntansi yang harus dibuat dengan baik dan benar. Jika laporan laba rugi dicatat dengan tepat, tentu akan mempermudah Anda dalam menyusun laporan keuangan dalam periode tertentu. Selain itu, pencatatan laporan keuangan ini juga dapat digunakan untuk mengambil keputusan bisnis di masa mendatang. Agar semakin paham dengan laporan laba rugi, sebaiknya simak pengertian dan cara membuatnya di artikel ini.
Pengertian Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi merupakan salah satu bagian dari laporan keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode akuntansi yang memuat pendapatan sekaligus beban perusahaan, kemudian menghasilkan laba atau rugi bersih.
Mengutip buku Konsep Dasar Manajemen Keuangan oleh Hendrayanti (2022), laporan laba rugi dapat membantu pemilik usaha untuk memutuskan apakah mereka bisa menghasilkan laba dengan meningkatkan penghasilan, dengan meminimalisir biaya, atau bahkan keduanya.
Oleh karena itu, laporan keuangan ini tergolong sebagai salah satu komponen yang perlu dimasukkan ke dalam pembukuan bersama neraca keuangan dan laporan arus kas. Selanjutnya, laporan ini ditulis di akhir periode perusahaan saat perusahaan menyusun pembukuan perusahaan.
Cara Membuat Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang
Berikut adalah cara membuat laporan laba rugi perusahaan dagang:
Pertama, membuat jurnal transaksi dengan urutan akun pendapatan, beban, dan turunannya.
Kemudian, catatlah jurnal ini ke buku besar perusahaan.
Susunlah laporan setelah jurnal penyesuaian dan neraca saldo, atau setelah neraca lajur.
Selanjutnya, beban diambil dari kolom neraca, sedangkan laba rugi diambil dari selisih total penghasilan dan total beban.
Jika pendapatan lebih besar dari beban, artinya akan timbul laba. Sedangkan pendapatan total yang lebih kecil dari beban akan menimbulkan rugi.
Usai menyimak penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa laporan keuangan laba rugi merupakan salah satu jenis laporan perusahaan yang bisa membantu pemilik bisnis untuk mengukur sekaligus mengetahui performa perusahaan di dalam satu periode. Dengan begitu, perusahaan dapat mengambil kebijakan yang efektif untuk meningkatkan laba dan meminimalisir gulung tikar. (DLA)
