Pengertian dan Ciri-Ciri Hikayat beserta Contohnya dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

HIkayat merupakan salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia yang menarik untuk dipelajari. Apalagi dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, siswa kerap diminta untuk sebutkan ciri-ciri hikayat.
Oleh karena itulah, penting bagi siswa untuk memahami konsep dasar dari jenis teks tersebut. Dengan begitu, akan lebih mudah bagi siswa dalam menyebutkan pengertian dan ciri-ciri teks hikayat ini.
Pengertian dan Ciri-Ciri Hikayat
Secara umum, pengertian hikayat adalah riwayat dari sebuah pemikiran pujangga kepada orang lain. Mirip seperti dongeng, hikayat ini juga dituturkan berdasarkan imajinasi sang penulis dalam dunia rekaan. Oleh karena itulah, kisahnya hanya sebatas khayalan dan digunakan sebagai penghibur.
Mengutip dari buku Pembelajaran Menulis Teks: Suatu Pendekatan Kognitif, Dina Ramadhanti dan Diyan Permata Yanda (2022:82), berikut ini adalah ciri-ciri hikayat yang penting untuk diketahui.
Menggunakan bahasa Melayu.
Mempunyai tema kerajaan.
Bersifat tidak masuk akal atau hanya khayalan saja.
Statis atau bersifat kaku dan tetap.
Tidak mempunyai pengarang yang jelas.
Menggunakan kata-kata arkhais dan jarang digunakan.
Bersifat edukasi.
Contoh Teks Hikayat dalam Bahasa Indonesia
Berikut adalah contoh teks hikayat dalam bahasa Indonesia yang berjudul Hikayat Panji Semirang.
Satu kerajaan yang mana berita tentang Galuh Cendera Kirana yang mana putri dari Baginda Raja Nata yang amat ta`lim dan hormat kepada orangtuanya akan bertunangan dengan Raden Inu Kini telah terdengar beritanya oleh Galuh Ajeng. Mendengar berita ini Galuh Ajeng sangat teriris hatinya dan menangislah ia melihat keadaan ini.
Melihat hal ini, Paduka Liku yang tak lain adalah ayah dari galuh ajeng sangat menyayangkan hal tersebut. Sangat sedih ia melihat tingkah laku putrinya tersebut.
Tidak hentinya rasa benci, dengki, serta dendam di dalam hati Paduka Liku sehingga ia berencana untuk membunuh Galuh Cendera Kirana serta Paduka Nata. Ia meracuni makanan yang hendak mereka makan yang mana makanan tersebut telah dipersiapkan oleh dayang-dayang istana.
Agar jikalau Galuh Cendera Kirana mati maka pastilah putrinya Galuh Ajeng yang kelak menggantikan posisi Galuh Cendera Kirana untuk ditunangkan dengan Raden Inu Kini begitu pula dengan Raja Nata yang apabila mati,kelak Raja Liku yang akan menggantikan posisinya.
Dan pada saat tersebut Raja Liku meminta tolong kepada saudaranya yang juga menteri untuk mencarikan baginya seorang yang pandai membuat guna guna untuk mengguna-gunai raja nata serta putrinya. Setelah didapatkan dari pencarian yang panjang oleh saudaranya tersebut, disampaikanlah kepada Raja Nata apa-apa yang harus dilakukannya kini sesuai dengan pesan dari ahli guna-guna tersebut.
Baca Juga: Struktur Teks Narasi dan Contoh-Contoh Kalimatnya
Demikian penjelasan tentang pengertian, ciri-ciri hikayat, dan contohnya dalam bahasa Indonesia yang menarik untuk disimak. (Anne)
