Pengertian dan Ciri-Ciri Ikhlas dalam Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran Islam ada dua sifat yang dimiliki oleh manusia, yaitu sifat terpuji dan sifat tidak terpuji. Allah SWT selalu memerintahkan umat Islam untuk memiliki sifat terpuji dan menjauhi sifat tidak terpuji. Salah satu contoh dari sifat terpuji yang mudah diucapkan akan tetapi sulit untuk dilakukan adalah sifat ikhlas. Pada artikel kali ini akan membahas mengenai pengertian dan ciri-ciri ikhlas dalam Islam.
Pengertian dan Ciri-Ciri Ikhlas dalam Islam
Dikutip dari buku Mukjizat Sabar Syukur Ikhlas karya Badrul Munier Buchori, (2016) ikhlas artinya dalam islam secara bahasa berasal dari kata kholusho, yang artinya bersih, jernih, murni, suci, atau bisa juga berarti tidak ternoda (terkena campuran). Ikhlas bisa dimaknai sebagai sesuatu yang murni yang tidak bercampur dengan hal-hal yang bisa mencampurinya. Sedangkan pengertian menurut Muhammad al-Ghazali adalah melakukan amal kebaikan dengan tujuan semata-mata karena Allah SWT.
Ciri-Ciri Ikhlas
Ada beberapa ciri-ciri yang menandakan bahwa seseorang telah memiliki sifat yang ikhlas dalam dirinya, di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Tidak Suka Dipuji
Orang yang memiliki sifat ikhlas tidak akan suka dipuji karena pujian dari seseorang dapat terkena penyakit ujub atau sombong.
2. Tidak Ambisius Jadi Pemimpin
Salah satu kelebihan orang yang memiliki sifat ikhlas adalah tidak terlalu ambisius terutama untuk menjadi seorang pemimpin yang dihormati disegani banyak orang. Karena dengan menjadi pemimpin akan membuat seseorang mudah sombong dan memiliki sifat tidak terpuji lainnya.
3. Tidak Marah Jika Dinasehati
Orang yang memiliki sifat ikhlas akan tenang-tenang saja jika ada orang yang menasehatinya justru akan menerima dan menghargainya dengan lapan dada.
4. Melupakan Amal Baik
Orang yang memiliki sifat ikhlas akan melupakan amal kebaikan yang pernah dilakukannya. Saat seseorang melakukan amal kebaikan seperti halnya menolong orang lain, biasanya seorang mukhlis akan lupa dan tidak akan pernah mengingatnya lagi.
5. Melupakan Hak Amal Baiknya
Seseorang yang melakukan amal ibadah dengan ikhlas akan melupakan amal yang telah mereka perbuat. Tak hanya itu saja, mereka juga akan melupakan hak amal baiknya. Saat seseorang melakukan amal baik, biasanya mereka akan menuntut haknya. Contohnya saja, setelah seseorang memberikan makanan kepada anak yatim, kemudian mereka mengharap ucapan terima kasih dan juga doa dari anak-anak tersebut
Demikian adalah pembahasan mengenai ikhlas artinya dalam Islam dan ciri-ciri orang yang memiliki sifat tersebut. (WWN)
