Pengertian dan Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Ilmu

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang dipelajari mulai dari tingkat sekolah menengah pertama sampai jenjang selanjutnya. Sejarah sebagai ilmu mempelajari peristiwa-peristiwa yang sudah terjadi di masa lalu.
Pernahkah kalian berpikir apa alasan sejarah dijadikan sebagai mata pelajaran yang harus dipelajari padahal peristiwanya sudah berlalu? Ternyata, alasannya adalah karena sejarah sebagai ilmu yang perlu dipelajari untuk mengetahui lebih dalam suatu peristiwa.
Artikel ini akan membahas lebih lanjut mengenai pengertian dan ciri-ciri sejarah sebagai ilmu yang bisa dijadikan bahan pembelajaran.
Pengertian Sejarah Sebagai Ilmu
Dikutip dari buku Sejarah untuk SMA/MA Kelas X karya J. Sumardianta, dkk, pengertian sejarah sebagai ilmu adalah sejarah yang dapat dibuktikan kebenaran faktanya dengan menggunakan metode ilmiah.
Sebagai sebuah ilmu, sejarah memiliki kriteria-kriteria yang dapat dipertanggungjawabkan dalam pembuktian fakta.
Abad ke-19 adalah abad di mana sejarah diakui sebagai ilmu. Para ahli filsafat di Eropa mulai mempelajari sejarah sebagai ilmu dengan menggunakan metode penelitian sejarah.
Ilmu sejarah berkembang menjadi bagian dari ilmu sosial. Dalam hal ini, sejarah secara tegas dibedakan antara sejarah dalam kajian akademis dan sejarah sebagai cerita populer.
Sebagai sebuah bagian dari kajian akademis, maka kebenaran fakta yang disajikan dapat diuji melalui metode penelitian sejarah, sehingga beberapa pendapat mengatakan bahwa kajian sejarah secara akademis terkesan kaku dan tidak menghibur.
Berbeda dengan sejarah dalam cerita populer, selain isi kajiannya menarik bahasanya juga lebih dapat dipahami karena sebagian besar isinya adalah karya sastra, tetapi belum tentu isi kajiannya dapat dibuktikan kebenarannya.
Baca Juga: Mengenal Kegunaan Ilmu Sejarah dalam Bidang Pendidikan
Ciri-Ciri Sejarah Sebagai Ilmu
Ada beberapa ciri-ciri yang membuat sejarah sebagai sebuah ilmu, diantaranya adalah sebagai berikut.
Bersifat Empiris
Di mana sejarah sebagai ilmu mengacu pada pengetahuan dan pengalaman manusia baik dari zaman prasejarah hingga zaman sejarah, berdasarkan pengalaman tersebut dijadikan sebagai sebuah fakta yang kemudian ditulis sebagai sebuah sejarah.
Punya Objek Penelitian
Sejarah sebagai sebuah ilmu harus memiliki objek penelitian yang jelas, untuk objeknya adalah waktu. Objek cukup penting karena waktu merupakan pandangan sejarah yang tidak akan bisa dipisahkan dari manusia
Adanya Teori
Dari kajian suatu peristiwa dan manusia di masa lalu, tentu setiap ahli sejarah bisa memiliki pendapat atau teori masing-masing. Teori ini didasari pengamatan dan bukti nyata yang ada.
Ada Metode Ilmiah
Dalam penyusunannya, sejarah direkonstruksi dengan menggunakan metode ilmiah, sehingga sejarah yang dikaji dapat disusun secara saintifik.
Mempunyai Generalisasi
Di sejarah, diperlukan juga penarikan kesimpulan secara umum dari pengamatan dan penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dan sejarawan.
Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian dan ciri-ciri sejarah sebagai cabang ilmu.
(WWN)
