Pengertian dan Ciri-Ciri Suksesi Primer

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Komunitas yang ada tidak mungkin tidak mengalami perubahan. Perubahan yang terjadi dalam sebuah komunitas bisa diamati dan perubahan tersebut berupa pergantian satu komunitas ke komunitas lainnya. Suksesi adalah proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yang bisa diprediksi. Ahli ekologi membagi suksesi menjadi dua tipe, yaitu suksesi primer dan suksesi sekunder. Suksesi primer terjadi jika komunitas asal mendapatkan gangguan. Simak pengertian dan ciri-ciri suksesi primer berikut ini.
Pengertian Suksesi Primer
Apa yang dimaksud dengan suksesi primer? Dikutip dari Biologi SMA dan MA untuk Kelas X oleh Aryulina, dkk (2004), suksesi primer adalah formasi suatu komunitas baru pada suatu daerah yang diawali oleh suatu daerah yang kosong atau gundul. Tahap awal suksesi biasanya melibatkan sedikit spesies. Spesies yang ada pada suksesi primer terlibat dalam hubungan simbiosis mutualisme dan komensalisme. Pola makan pada tahap awal ini disebut sebagai rantai makanan sederhana.
Jika terjadi perubahan kecil saja pada kondisi lingkungan, maka akan mempengaruhi rantai makanan dan mengganggu proses suksesi. Suksesi bisa berulang hingga beberapa waktu sampai muncul variasi organisme yang besar.
Berikut ini contoh suksesi primer, misalnya ketika terumbu karang terdorong keluar dari air sebagai akibat dari aktivitas gempa bumi di dasar lautan. Partikel tanah dan biji tumbuhan serta spora terbawa oleh angin dan tertanam dalam karang. Dengan berjalannya waktu, maka terbentuk tanah dan komunitas tumbuhan. Akhirnya terbentuk pulau vulkanik baru dengan kolam, mata air, bukit pasir, dan pulau yang tampak terbuka. Itulah contoh suksesi primer.
Organisme pertama yang menghuni daerah suksesi primer disebut sebagai spesies pionir. Contoh spesies pionir adalah lumut kerak. Spesies pionir ini harus memiliki batas toleransi yang luas terhadap variasi lingkungan untuk bisa bertahan hidup. Biasanya spesies pionir toleran terhadap keadaan ekstrim, seperti suhu dan ketersediaan air.
Ciri-Ciri Suksesi Primer
Berikut ini beberapa ciri-ciri suksesi primer:
terjadi di daerah yang tandus
tidak ada humus, karena awalnya memang tidak ada tanah
pada awal suksesi primer tidak ada tanah dan lingkungannya tidak cocok untuk mempertahankan bentuk kehidupan normal
lumut kerak pada sebuah batu merupakan komunitas pionir
banyak ditemukan komunitas seral karena membutuhkan waktu yang lama untuk mencapai tahap puncak
penyelesaian suksesi primer sangat lambat, bahkan bisa membutuhkan waktu sekitar 1000 tahun atau lebih
Demikian pengertian dan ciri-ciri suksesi primer yang bisa menambah wawasan kalian. Semoga bermanfaat. (KRIS)
