Pengertian dan Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil serta Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tumbuhan berbiji merupakan tumbuhan sejati karena bagian akar, batang, dan daun dapat dibedakan dengan jelas. Disebut tumbuhan berbiji karena tumbuhan jenis ini berkembang biak dengan menggunakan biji. Tumbuhan berbiji itu dibagi menjadi dua yaitu dikotil dan monokotil. Keduanya memiliki perbedaan yang signifikan dan memiliki ciri-ciri tersendiri. Apa ciri-ciri tumbuhan dikotil?
Dikutip dari buku BIOLOGI Interaktif Kls.X IPA karya Tetty Setyoowati (2007: 117), tumbuhan dikotil ini merupakan tumbuhan dengan biji tertutup. Tumbuhan yang memiliki tingkat perkembangan paling tinggi dibandingkan kelompok tumbuhan lain. Angiospermae memiliki bunga sesungguhnya dengan bentuk dan susunan yang bermacam-macam. Pada umumnya, kelompok tumbuhan berbiji tertutup bersifat hermafrodit karena memiliki bagian-bagian bunga, yaitu kelompok, mahkota, benang sari, dan putik.
Bagian tubuh tumbuhan berbiji tertutup terdiri dari akar, batang, daun, dan bunga. Terdapat keanekaragaman pada akar-akar Angiospermae misalnya akar pada tanaman rumput jenis akar serabut yang ramping atau akar pada wortel merupakan jenis akar tunggang yang berdanging dan membesar karena menyimpan makanan dan air di dalamnya.
Ciri-Ciri Tumbuhan Dikotil
Dikotil adalah tanaman yang memiliki biji dengan dua daun lembaga. Ciri-ciri tumbuhan dikotil ini adalah sebagai berikut:
Biji: memiliki lembaga dengan dua daun lembaga. Ketika berkecambah, biji akan membelah menjadi dua.
Akar: bentuk akar tunggang dan berkambium. Ujung akar tidak memiliki pelindung.
Batang: batang berkecambah, berbuku-buku dengan ruas tidak jelas, dan berkambium sehingga dapat tumbuh membesar.
Daun: memiliki daun tunggal atau majemuk. Daun bertulang daun menyirip atau menjari.
Bunga: bagian-bagian bunga berkelipatan 2, 4, atau 5.
Contoh Tanaman Dikotil
1. Mimosaceae
Tanaman ini banyak ditemukan di daerah tropis dan memiliki bunga dan daun yang berbulu. Bunganya berbentuk bongkol yang tersusun atas bunga-bunga kecil dengan benang sari yang panjang. Contohnya putri malu, petai, lamtoro, dan jengkol.
2. Papilionaceae
Tanaman ini umumnya merupakan tanaman semak. Pada akarnya terdapat bintil-bintil akar yang mengandung bakteri-bakteri pemfiksasi nitrogen dari udara. Contoh tanaman ini adalah kacang tanah, kacang hijau, kacang kapri, dan kacang-kacangan lainnya.
Demikianlah pengertian dan ciri-ciri tanaman dikotil yang perlu kamu ketahui. Kita dapat mengetahui perbedaan antara tumbuhan monokotil dan dikotil dari bijinya. Dikotil memiliki biji memiliki lembaga dengan dua daun lembaga. Ketika berkecambah, biji akan membelah menjadi dua.(Umi)
