Konten dari Pengguna

Pengertian dan Ciri-Ciri Zaman Arkaikum dalam Zaman Prasejarah

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian dan ciri-ciri zaman arkaikum dalam perkembangan bumi, sumber foto NASA on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian dan ciri-ciri zaman arkaikum dalam perkembangan bumi, sumber foto NASA on Unsplash

Untuk mempermudah dalam mempelajari perubahan pada bumi, para ilmuwan mengelompokkan perubahan tersebut ke dalam beberapa masa menggunakan skala geologi. Masa yang pertama adalah zaman arkaikum atau azoikum atau arkezoikum. Pada artikel ini akan membahas mengenai pengertian dan ciri-ciri zaman arkaikum dalam perkembangan bumi.

Pengertian dan Ciri-Ciri Zaman Arkaikum dalam Zaman Prasejarah

Ilustrasi pengertian dan ciri-ciri zaman arkaikum dalam perkembangan bumi, sumber foto ActionVance on Unsplash

Jika kita kembali menilik pelajaran sejarah, berdasarkan teori Big Bang terbentuknya bumi berawal dari puluhan miliar tahun yang lalu dimana awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Suatu saat gumpalan raksasa tersebut meledak dengan sangat dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi salah satunya adalah galaksi Bima Sakti yang terdiri dari beberapa planet salah satunya adalah bumi. Dalam perkembangannya planet bumi mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini.

Dikutip dari buku Sejarah Indonesia SMA/MA Kelas 10 karya Windriati, (2021) dijelaskan bahwa pada zaman arkaikum planet Bumi baru terbentuk ditandai dengan tingginya suhu kulit Bumi sehingga tidak memungkinkan adanya kehidupan. Zaman ini berlangsung sejak 540 juta tahun sampai 2.500 juta tahun yang lalu.

Ciri-Ciri Zaman Arkaikum

Ada beberapa ciri utama dari zaman arkaikum, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Pembabakan masa prasejarah yang tertua

  2. Terjadi 545-4.500 juta tahun lalu

  3. Awal pembentukan batuan kerak bumi

  4. Suhu bumi masih sangat panas

  5. Belum ditemukan tanda-tanda kehidupan yang nyata

  6. Kehidupan yang ditemukan berupa batuan hablur

Karena merupakan awal perkembangan bumi maka pada masa ini baru terjadi pembentukan bumi dari inti sampai dengan kulit bumi. Alhasil, kondisi bumi kala itu masih belum stabil dan memiliki udara yang sangat panas sehingga tidak ada kehidupan. Berbeda dengan zaman selanjutnya yaitu zaman paleozoikum di mana pada masa ini kehidupan mulai muncul karena suhu permukaan Bumi sudah lebih dingin.

Kehidupan ini jumlahnya masih sedikit dan diperkirakan jenisnya adalah mikroorganisme, ikan, dan reptil. Zaman ini juga sering disebut dengan zaman primer atau pertama karena hal tersebut (muncul kehidupan pertama kali) dan juga sering disebut dengan zaman purba tua. Zaman ini berlangsung sejak 245 juta tahun hingga 540 juta tahun.

Jadi itu adalah pembahasan mengenai ciri-ciri zaman arkaikum dalam perkembangan pembentukan bumi menjadi seperti sekarang ini. (WWN)