Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Drama Pendek dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pengertian dan contoh drama pendek bahasa Indonesia, sumber foto Wei-Cheng Wu on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pengertian dan contoh drama pendek bahasa Indonesia, sumber foto Wei-Cheng Wu on Unsplash

Drama merupakan salah satu jenis karya seni yang menyajikan pertunjukan atau tontonan dengan cerita tertentu. Dalam menyajikan sebuah drama yang menarik dan membuat penonton terbius ada banyak faktor yang harus dipenuhi dan juga unsur-unsur yang harus diperhatikan. Pada artikel ini akan membahas mengenai pengertian dan contoh drama pendek bahasa Indonesia. Drama sendiri biasanya dipelajari dalam mata pelajaran bahasa Indonesia.

Pengertian Drama

Ilustrasi pengertian dan contoh drama pendek bahasa Indonesia, sumber foto smostafa meraji on Unsplash

Dikutip dari buku SKM (Sukses Kuasai Materi) SMA Kelas XI karya Tim Cahaya Eduka, (2016: 55) dijelaskan bahwa pengertian drama adalah salah satu genre sastra berupa dialog (teks) yang kemudian dapat dipertunjukan dalam sebuah lakon. Dalam drama dipertunjukkan tingkah laku dan watak manusia serta konflik dalam kehidupannya. Semnetara itu dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia drama dapat diartikan sebagai Drama adalah komposisi syair atau prosa yang diharapkan dapat menggambarkan kehidupan dan watak melalui tingkah laku (akting) atau dialog yang dipentaskan

Unsur Drama

Di dalam sebuah drama yang apik dan menarik ada beberapa unsur di dalamnya yang menjadi perhatian penggagas dari drama sendiri.

  1. Tema di mana tema adalah gagasan pokok atau ide yang menjadi dasar pembuatan drama

  2. Alur merupakan rangkaian peristiwa atau konflik yang menggerakkan jalan cerita di dalam sebuah drama

  3. Tokoh merupakan orang yang terlibat atau berperan dalam drama tersebut

  4. Penokohan merupakan watak atau penggambaran sifat dari masing-masing karakter dalam drama

  5. Dialog adalah naskah yang disusun dalam bentuk dialog atau percakapan di dalam drama apa saja

  6. Latar merupakan setting dari drama tersebut mulai latar tempat, waktu dan suasana

  7. Konflik merupakan permasalahan atau pertentangan yang muncul dalam drama

  8. Amanat atau pesan apa yang disampaikan di dalam drama tersebut.

Contoh Drama Pendek

Berikut adalah contoh drama pendek dalam bentuk naskah lengkap yang bisa dijadikan sebagai referensi ketika ingin membuat sebuah drama yang menarik.

Judul: Nasehat dari Sahabat

Pada pagi hari itu tepatnya di depan rumah Ani, Nani, Jordi, dan Dendi sedang berkumpul. Tidak lama kemudian Ani keluar dari rumahnya mendengar ketiga temannya itu sedang ngobrol di depan halaman rumahnya.

Ani: Hai, ada apa ini? Kok tumben kalian pada ngerumpi di depan rumah aku. Enggak manggil aku lagi?!

Nani: Aku tadinya sih mau manggil kamu, tapi kamunya aja yang sudah keburu nongol. Enggak ada acara kamu hari ini, An?

Ani: Nggak ada tuh, emang mau ngajak ke mana kok kayaknya mau ngajak aku jalan gitu?

Nani: Enggak kok, aku cuman nanya aja... ya, sapa tahu aja kamu mau ke mana gitu, kan biasanya kamu padat acara.

Ani: Enggak ada kok, hari ini aku stay di rumah aja.

Tiba-tiba Jordi menyampaikan idenya kepada teman-temannya untuk 'ngejahilin' Lela yang biasanya lewat di depan rumah Ani.

Jordi: Eh teman-teman, aku ada ide nih!

Dendi: Ide apaan tu?

Jordi: Bisanya jam sgini kan Lela pasti lewat sini, gimana kalau kita kerjain dia. Setuju enggak kalian?

Dendi: Ngerjain Lela?! Ah... kamu ini jahat amat sih jadi orang!

Ani: Iya tuh... kenapa sih dari dulu kamu tuh enggak pernah berubah, Di. Dari dulu kerjaannya pengen ngejahilin orang terus!

Jordi: Biarin... kan itu emang hobiku.

Nani berusaha untuk menyadarkan Jordi yang diusianya sudah menginjak 17 tahun, tapi sikapnya masih saja seperti anak-anak.

Nani: Jordi, kamu tu kan udah dewasa, mestinya tabiat buruk yang selama ini melekat pada diri kamu itu sudah beransur menghilang, ini malah sepertinya makin menjadi.

Ani: Tuh... dengerin kata si Nani, harusnya kamu tuh bisa bersikap lebih dewasa, dan kebiasaan kamu yang suka ngejahilin orang itu sedikit demi sedikut harus kamu hilangin.

Tapi, karena Jordi anaknya memang keras kepala dan suka menganggu orang lain maka dia tidak mengindahkan nasihat teman-temannya.

Jordi: Ah..., masa bodoh kalian!

Melihat sikap si Jordi yang tidak juga sadar diri tentang kebiasaan buruknya, Dendi pun berusaha menyadarkan Jordi.

Dendi: Iseng itu emang boleh aja sih, Jordi. Tapi, kalau berlebihan kan enggak baik juga. Lela itu anaknya baik dan pendiam, terus kenapa tega amat kamu mau ngerjain dia. Emang salah dia apa?

Ani: Bener banget apa yang Dendi bilang. Justru kalau aku pas ngelihat Lela itu, yang ada di hati ini malah rasa iba.

Jordi: Iba? Emang kenapa kok harus ngerasa iba?

Ani: Lela itu kan sudah enggak punya Ibu. Dia sehari-hari menghabiskan waktunya untuk membantu ayahnya dagang di pasar.

Jordi baru tahu kalau ternyata Lela sudah tidak memiliki ibu. Mendengar kabar tersebut, keinginan Jordi untuk menjahili Lela pun pupus.

Jordi: Oh... begitu ya... kasihan ya si Lela! Ya sudah deh, aku janji nggak bakalan ngejahilin atau ngerjain Lela lagi.

Nani: Bagus itu, tapi jangan hanya sama Lela dong! Sama siapapun kamu nggak boleh bersikap jahil. Itu kan perbuatan dosa.

Ani: Bener itu!

Jordi: Ah... kalian dikit-dikit dosa!

Semenjak itu, Jordi sudah tidak pernah menganggu Lela lagi, namun perangai buruknya masih saja tidak berubah. Jordi sering membuat onar di kampungnya dan juga di sekolahan.

Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian drama, unsur drama, dan contoh drama pendek yang bisa dijadikan referensi dalam membuat naskah drama. (WWN)