Pengertian dan Contoh Geguritan Bahasa Jawa Tema Pendidikan Singkat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Geguritan merupakan salah satu contoh karya sastra dalam Bahasa Jawa yang masih dilestarikan sampai sekarang. Materi mengenai geguritan ini masih disampaikan di sekolah-sekolah terutama di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya karena memang geguritan biasanya menggunakan Bahasa Jawa. Bagi kalian yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan geguritan, berikut adalah pengertian dan contoh geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan singkat yang bisa dijadikan referensi untuk pembelajaran anak-anak di rumah saat belajar online.
Pengertian dan Contoh Geguritan Bahasa Jawa Tema Pendidikan Singkat
Dikutip dari buku Antologi Geguritan, Tresna Lan Kuciwa (PBSD UNS) (2019: 7) geguritan berasal dari kata gurit yang memiliki arti kidung atau tembang, sedangkan guritan bermakna tembang yang burwujud purwakanti. Geguritan sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menyebut puisi Jawa modern yang bebas dari aturan-aturan tertentu seperti pada tembang macapat ataupun kidung.
Pada dasarnya geguritan merupakan bentuk karya sastra yang mengungkapkan perasaan serta pikiran pengarang melalui daya imajinatif fan dibentuk dengan cara pemusatan seluruh kekuatan Bahasa pada struktur fisik maupun struktur batinnya. Pada sudut estetika, secara sastrawi geguritan mamou menyajikan konvensi puitis yang dibawa melalui rima, aliterasi, asonansi serta pengulangan.
Ciri-Ciri Geguritan
Ada beberapa ciri-ciri dari geguritan yang membedakan dengan karya sastra lainnya yaitu:
Jumlah gatra tidak ditentukan tetapi biasanya terdapat empat gatra.
Tiap gatra , guru wilangan dan guru lagunya sama saja. Urut sesuai purwakanthi guru swara.
Umumnya dibuka atau dimulai dengan awalan kalimat "Sun Geguritan".
Contoh Geguritan
Berikut adalah contoh dari geguritan Bahasa Jawa dengan tema Pendidikan:
Getun Geduwung
Getun
Pancene mapan ing mburi
Tumindak sadengahe nglakoni urip
Nemu bilahi, ngemu rubedhaning lelakon
Kudu tinampa kanthi legawa.
Getun
Ojo kanggo gawe paitan
Nggresula mecaki urip
Ananging dadi sranane
Mawas diri pribadi
Anambah ngabekti mring ywang Widhi
Supaya enggal luar saka bebaya
Lan antuk pangapuran saka kersane.
Getun
Ora kanggo mungkasi urip
Sing wis diparinge Gusti
Lan luwoh ngati-ati anggone
Lumaku sajeroning jagat
Dimen ora tuwuh keduwung ing urip.
Demikian adalah pembahasan terkait dengan pengertian dan contoh geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan. (WWN)
