Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Geguritan Bahasa Jawa Tema Pendidikan Singkat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan singkat, sumber foto Dariusz Sankowski on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan singkat, sumber foto Dariusz Sankowski on Unsplash

Geguritan merupakan salah satu contoh karya sastra dalam Bahasa Jawa yang masih dilestarikan sampai sekarang. Materi mengenai geguritan ini masih disampaikan di sekolah-sekolah terutama di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya karena memang geguritan biasanya menggunakan Bahasa Jawa. Bagi kalian yang belum mengetahui apa yang dimaksud dengan geguritan, berikut adalah pengertian dan contoh geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan singkat yang bisa dijadikan referensi untuk pembelajaran anak-anak di rumah saat belajar online.

Pengertian dan Contoh Geguritan Bahasa Jawa Tema Pendidikan Singkat

Ilustrasi geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan singkat, sumber foto Chris Lawton on Unsplash

Dikutip dari buku Antologi Geguritan, Tresna Lan Kuciwa (PBSD UNS) (2019: 7) geguritan berasal dari kata gurit yang memiliki arti kidung atau tembang, sedangkan guritan bermakna tembang yang burwujud purwakanti. Geguritan sendiri adalah istilah yang digunakan untuk menyebut puisi Jawa modern yang bebas dari aturan-aturan tertentu seperti pada tembang macapat ataupun kidung.

Pada dasarnya geguritan merupakan bentuk karya sastra yang mengungkapkan perasaan serta pikiran pengarang melalui daya imajinatif fan dibentuk dengan cara pemusatan seluruh kekuatan Bahasa pada struktur fisik maupun struktur batinnya. Pada sudut estetika, secara sastrawi geguritan mamou menyajikan konvensi puitis yang dibawa melalui rima, aliterasi, asonansi serta pengulangan.

Ciri-Ciri Geguritan

Ada beberapa ciri-ciri dari geguritan yang membedakan dengan karya sastra lainnya yaitu:

  1. Jumlah gatra tidak ditentukan tetapi biasanya terdapat empat gatra.

  2. Tiap gatra , guru wilangan dan guru lagunya sama saja. Urut sesuai purwakanthi guru swara.

  3. Umumnya dibuka atau dimulai dengan awalan kalimat "Sun Geguritan".

Contoh Geguritan

Berikut adalah contoh dari geguritan Bahasa Jawa dengan tema Pendidikan:

Getun Geduwung

Getun

Pancene mapan ing mburi

Tumindak sadengahe nglakoni urip

Nemu bilahi, ngemu rubedhaning lelakon

Kudu tinampa kanthi legawa.

Getun

Ojo kanggo gawe paitan

Nggresula mecaki urip

Ananging dadi sranane

Mawas diri pribadi

Anambah ngabekti mring ywang Widhi

Supaya enggal luar saka bebaya

Lan antuk pangapuran saka kersane.

Getun

Ora kanggo mungkasi urip

Sing wis diparinge Gusti

Lan luwoh ngati-ati anggone

Lumaku sajeroning jagat

Dimen ora tuwuh keduwung ing urip.

Demikian adalah pembahasan terkait dengan pengertian dan contoh geguritan Bahasa Jawa tema Pendidikan. (WWN)