Pengertian dan Contoh Historiografi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Historiografi adalah istilah yang sering digunakan dalam metode dan juga penelitian sejarah. Istilah ini menjadi bagian yang penting karena bisa menyampaikan hasil dari penelitian sejarah. Coba tuliskan pengertian historiografi!
Untuk menjawab pertanyaan tersebut maka harus mempelajari istilah historiografi dari awal, misalnya dari arti kata dan lain sebagainya. Untuk memperkuat pemahaman maka harus mengetahui contohnya.
Tuliskan Pengertian Historiografi! Ini Jawabannya
Dikutip dari Buku Siswa Sejarah Peminatan SMA/MA Kelas 10 karya FX. Sugeng Wahyu Widodo, (2021) jawaban dari pertanyaan tuliskan pengertian historiografi adalah tahap akhir dalam metodologi penelitian sejarah.
Historiografi berasal dari bahasa Yunani, yaitu historia yang berarti sejarah dan graphe yang berarti tulisan atau naskah. Secara sederhana, historiografi dapat diartikan sebagai tulisan tentang sejarah.
Namun, historiografi tidak sekadar menulis sejarah, melainkan juga mempelajari metode, teori, dan pendekatan yang digunakan oleh para sejarawan dalam mengembangkan sejarah sebagai disiplin ilmu.
Historiografi memiliki beberapa fungsi, di antaranya adalah:
Mencatat dan menyajikan peristiwa-peristiwa masa lalu secara kronologis dan sistematis
Menganalisis dan menginterpretasikan peristiwa-peristiwa masa lalu dengan menggunakan sumber-sumber sejarah yang kredibel
Mengkritisi dan mengevaluasi karya-karya sejarah yang telah ada sebelumnya
Mengembangkan wawasan dan pemahaman tentang sejarah dari berbagai perspektif dan sudut pandang
Menyumbangkan pengetahuan dan kontribusi bagi perkembangan ilmu sejarah dan masyarakat
Contoh Historiografi
Historiografi dapat dibedakan menjadi beberapa jenis, tergantung pada periode, latar belakang, dan karakteristiknya. Berikut adalah beberapa jenis historiografi yang umum dikenal.
1. Historiografi Tradisional
Merupakan historiografi yang ditulis sebelum masa kolonial atau masa kerajaan. Historiografi ini cenderung bersifat religio sentris, feodalistis-aristokratis, supranatural, dan logis.
Contoh historiografi tradisional adalah hikayat raja-raja Pasai, babad tanah Jawi, sejarah Melayu, dan lain-lain.
2. Historiografi Kolonial
Merupakan historiografi yang ditulis pada masa penjajahan oleh para penjajah atau orang-orang yang berpihak pada mereka. Historiografi ini cenderung bersifat orientalis, etnosentris, paternalistik, dan empiris.
Contoh historiografi kolonial adalah karya-karya Raffles, Snouck Hurgronje, van Leur, dan lain-lain.
3. Historiografi Modern
Merupakan historiografi yang ditulis setelah masa kemerdekaan oleh para sejarawan Indonesia atau asing yang bersimpati pada Indonesia. Historiografi ini cenderung bersifat nasionalis, kritis, analitis, dan interdisipliner.
Contoh historiografi modern adalah karya-karya Sartono Kartodirdjo, Soekmono, Taufik Abdullah, Ong Hok Ham, dan lain-lain.
Baca juga: Alasan Belajar Sejarah Sangat Besar Manfaatnya bagi Suatu Bangsa
Historiografi merupakan salah satu aspek penting dalam ilmu sejarah. Ulasan di atas bisa digunakan sebagai dasar untuk menjawab pertanyaan tuliskan pengertian historiografi. (WWN)
