Pengertian dan Contoh Hubungan Sebab Akibat dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pada materi pelajaran Bahasa Indonesia, terdapat salah satu jenis kalimat yang disebut dengan kalimat sebab akibat. Bila mengutip dari buku Bahasa dan sastra Indonesia untuk SMA kelas 1. 1A, Tim Grasindo, 2005, yang dimaksud dengan kalimat sebab akibat adalah dua kalimat yang terdiri dari kalimat umum dan khusus.
Pengertian Sebab Akibat
Bila diartikan secara harfiah, arti sebab akibat adalah relasi ketergantungan antara dua hal yang saling berkaitan dan tidak bisa dilepaskan hubungannya. Dalam bahasa Indonesia, hukum sebab akibat ini juga diterapkan dalam salah satu jenis kalimatnya, yakni kalimat sebab akibat.
Seperti tadi sudah disebutkan, pengertian kalimat sebab akibat adalah dua kalimat yang terdiri dari kalimat umum dan khusus. Kalimat umum berisi fakta atau sebab, sedangkan kalimat khusus berupa akibat dari penyebab atau fakta khusus tersebut.
Kedua kalimat ini dihubungkan oleh kata yang disebut konjungsi, karena diperlukan kata penghubung antar kalimatnya. Pengertian konjungsi adalah jenis kata penghubung atau kata sambung dalam sebuah kalimat. Dalam hal ini, yang digunakan adalah Konjungsi Sebab Akibat.
Contoh Penggunaan Konjungsi Sebab Akibat
Terdapat beberapa konjungsi sebab akibat yang biasa digunakan dalam kalimat sebab akibat, yaitu:
1. Sehingga
Data penelitian tersebut tidak valid, sehingga laporannya terkesan tidak kredibel.
Kakak lupa meminjam buku, sehingga harus kembali ke toko.
2. Maka
Contoh:
Karena jumlah pasien yang terus berdatangan, maka seluruh dokter dan perawat di rumah sakit itu sangat sibuk.
Untuk mencegah rasa kantuk, maka Ayah tidur lebih dulu.
3. Akibatnya
Contoh:
Hujan turun sangat deras, akibatnya halaman di depan rumah menjadi banjir.
Adik menonton film horor sebelum tidur, akibatnya ia bermimpi buruk.
4. Karena
Contoh:
Ibu buru-buru menyalakan mobil, karena sudah hampir terlambat berangkat bekerja.
Kakak tidak jadi membeli baju baru, karena harganya terlalu mahal.
5. Sebab
Contoh:
Mesin motor tidak bisa menyala, sebab bensin di dalamnya sudah habis.
Rudi mengantuk di kelas, sebab tidur larut malam bermain game.
Jadi, kalimat sebab akibat dalam bahasa Indonesia adalah kalimat yang dengan konjungsinya dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu struktur penulisan sebab lalu akibat, akibat dilanjutkan sebab, lalu sebab, akibat pertama, akibat kedua. (DNR)
