Pengertian dan Contoh Identitas Sekunder serta Primer

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap manusia memiliki identitas yang berbeda. Begitu juga dengan negara. Negara satu memiliki identitas nasional yang berbeda dengan negara lainnya. Identitas nasional dibentuk dari identitas primer dan sekunder. Apa contoh identitas sekunder dan primer?
Identitas bisa dikatakan sebagai ciri khas atau jati diri pada sesuatu. Simak artikel berikut ini untuk bisa memahami identitas nasional Indonesia beserta contohnya.
Baca juga: Contoh Upaya Menjaga Identitas Bangsa Indonesia dari Ancaman Globalisasi
Contoh Identitas Sekunder serta Primer
Tilaar dalam Kewarganegaraan & Masyarakat Madani oleh Fokky, dkk (2019) menjelaskan bahwa identitas nasional merupakan sesuatu yang ditransmisikan dari masa lalu dan dirasakan sebagai pemilikan bersama, sehingga tampak kelihatan di dalam keseharian tingkah laku seseorang dalam komunitasnya.
Pada umumnya proses pembentukan identitas nasional membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Alasannya adalah karena identitas nasional merupakan hasil dari kesepakatan bangsa itu sendiri.
Bisa terjadi penolakan dengan identitas nasional yang diajukan oleh kelompok bangsa lainnya. Biasanya setiap kelompok bangsa dalam negara ingin identitas mereka dijadikan sebagai identitas nasional, yang kemungkinan tidak diterima oleh bangsa lain.
Setelah Indonesia resmi menjadi negara, mulailah dibentuk dan disepakati apa saja yang bisa menjadi identitas nasional Indonesia. Bangsa Indonesia bisa dibilang berhasil dalam membentuk identitas nasional.
Identitas nasional dibentuk dari identitas primer dan sekunder, berikut ini penjelasan dan contohnya:
Identitas primer. Merupakan identitas berupa etnis. Identitas ini sudah melekat sejak manusia dilahirkan. Contohnya adalah orang yang terlahir dari suku Jawa, Batak, Padang, dan sebagainya.
Identitas sekunder. Merupakan identitas yang terbentuk dari kesepakatan. Identitas ini muncul karena ada persamaan dari segi cita-cita dan tujuan banyak orang. Contohnya adalah warga Indonesia yang tunduk dengan aturan yang berlaku di Indonesia.
Unsur Identitas Nasional
Identitas nasional bangsa Indonesia merujuk pada bangsa yang bersifat majemuk. Kemajemukan adalah gabungan dari beberapa unsur yang membentuk identitas seperti:
Suku bangsa. Merupakan golongan sosial khusus yang ada sejak lahir, yang bercorak sama dengan dengan golongan umur dan jenis kelamin. Ada banyak sekali suku bangsa yang terdapat di Indonesia.
Agama. Indonesia dikenal sebagai masyarakat yang agamis. Agama resmi atau yang diakui di Indonesia adalah Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Cu.
Kebudayaan. Merupakan pengetahuan manusia sebagai makhluk sosial yang berisi perangkat atau model pengetahuan yang secara kolektif digunakan oleh pendukungnya untuk memahami lingkungan yang dihadapi dan digunakan untuk rujukan dalam bertindak sesuai dengan lingkungan yang dihadapi.
Bahasa. Merupakan unsur pendukung identitas nasional yang lain. Bahasa dianggap sebagai sistem yang digunakan sebagai sarana berinteraksi antar manusia.
Demikian penjelasan serta contoh identitas sekunder dan primer. Semoga bermanfaat. (KRIS)
