Pengertian dan Contoh Limbah Keras Organik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dimanapun, baik di rumah atau di tempat lain, tidak akan terlepas dari yang namanya limbah. Contohnya adalah limbah keras organik. Mengenal lebih dalam tentang pengertian dan contoh limbah organik tentunya akan sangat bermanfaat untuk memilah jenis limbah ini.
Hal ini disebabkan limbah keras organik banyak dihasilkan di kehidupan sehari-hari. Bahkan, ia bisa saja dihasilkan dari produk rumah tangga maupun dari tempat-tempat yang berada di sekitar kita.
Pengertian Limbah Keras Organik
Mengutip buku Pengolahan Limbah Industri: Dasar-dasar Pengetahuan dan Aplikasi di Tempat Kerja karya Latar Muhammad Arief, limbah adalah buangan yang dihasilkan dari suatu proses produksi, baik industri maupun domestik (rumah tangga).
Limbah lebih dikenal sebagai sambah, yang keberadaannya sering tidak dikehendaki dan mengganggu lingkungan karena sampah dipandang tidak memiliki nilai ekonomis.
Untuk limbah keras adalah suatu limbah yang berwujud keras atau padat. Jadi limbah keras adalah suatu jenis limbah yang sulit diurai oleh micro-organisme. Limbah keras organik sendiri adalah limbah yang bersumber dari organisme biologis.
Contoh Limbah Keras Organik
Limbah keras organik sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. Mengetahui jenisnya dapat membuat kita untuk lebih peduli bagaimana cara yang tepat untuk mengelola limbah tersebut. Di antara contoh limbah keras organik adalah:
Tempurung Kelapa
Sisik Ikan
Kulit Telur
Biji Buah
Batang Kayu
Tulang Ikan
Cangkang Kerang Laut
Sekam Padi
Tulang Hewan
Sisik Ikan
Bonggol Jagung
Kertas
Taring Hewan
Kulit Durian
Cangkang Kepiting
Tangkai Pohon
Ranting Pohon
Tanduk Hewan
Sumpit Kayu Bekas
Pengelolaan Limbah Keras Organik
Limbah keras organik dapat diolah kembali bila diproses dengan tahapan yang tepat. Limbah keras organik misalnya dapat diolah kembali untuk digunakan sebagai perabotan atau hiasan bahkan menjadi barang yang memiliki nilai jual.
Minimal tahapan yang harus dilakukan untuk pengelolaan limbah keras organik adalah:
1. Pemilahan
Limbah keras organik harus dipilah mana yang aman untuk digunakan kembali. Karena tidak semua limbah aman untuk digunakan.
2. Pembersihan
Limbah keras organik yang sudah dipilah harus tetap masuk proses pembersihan agar limbah tersebut lebih aman dari bakteri atau virus yang menempel pada limbah tersebut.
3. Proses Produksi
Setelah kedua tahapan tersebut dilakukan maka selanjutnya adalah masuk proses produksi benda apa yang akan dihasilkan dari limbah yang kita pilah dan bersihkan.
Baca Juga: Pengertian Limbah, Jenis-jenis, dan Cara Mengolahnya
Itulah pengertian dan contoh limbah keras organik. Bila mengetahui nilai guna limbah keras organik, siapa tahu limbah tersebut dapat memiliki nilai ekonomi. (ARD)
