Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Soal Hukum Proust

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi contoh soal Hukum Proust, sumber foto: Hans Reniers/Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi contoh soal Hukum Proust, sumber foto: Hans Reniers/Unsplash.com

Hukum Proust merupakan salah satu materi yang ada dalam mata pelajaran kimia. Hukum ini membahas mengenai perbandingan massa. Agar lebih mudah memahami materinya, siswa bisa mengerjakan contoh soal Hukum Proust.

Setelah mengerjakan soalnya bisa mencocokkan dengan kunci jawaban yang telah disediakan. Dengan begitu akan terlihat letak kesalahan jika jawaban yang dituliskan ada kesalahan.

Pengertian dan Contoh Soal Hukum Proust dalam Pelajaran Kimia

Ilustrasi contoh soal Hukum Proust, sumber foto: Louis Reed/Unsplash.com

Dikutip dari Buku Pintar Pelajaran: Ringkasan Materi dan Kumpulan Rumus Lengkap karya Joko Untoro dan Tim Guru Indonesia, (Agromedia Pustaka) dijelaskan bahwa Hukum Proust adalah hukum yang menyatakan bahwa massa unsur-unsur yang membentuk suatu senyawa, perbandingan massanya selalu tetap.

Ciri-ciri dari Hukum Proust adalah memiliki rumus A : B = x . Ar A : y . Ar B. Salah satu contoh eksperimen hukum ini adalah reaksi unsur hidrogen dengan oksigen membentuk senyawa air dan kemudian hasilnya menunjukkan perbandingan massa hidrogen dengan oksigen beraksi tetap, yakni 1:8.

Agar lebih mudah memahami apa itu Hukum Proust, berikut adalah contoh soal Hukum Proust yang bisa dikerjakan.

1. Sebanyak 21 gram besi (Fe) dipanaskan dengan 24 gram belerang (S) sehingga membentuk senyawa FeS2. Jika Ar Fe = 56 dan Ar S = 32, tentukan sisa zat yang tidak bereaksi dan banyaknya FeS2 yang terbentuk!

Pembahasan:

Perbandingan massa Fe : S dalam FeS2 = (1 x Ar Fe) : (2 x Ar S)

= (1 x 56) : (2 x 32)

= 56 : 64

= 7 : 8

Sesuai dengan perbandingan tersebut, maka 21 gram besi akan bereaksi dengan 24 gram belerang sehingga sisa zat yang tidak bereaksi adalah 24 -21 = 3 gram dan banyaknya FeS2 yang terbentuk adalah 21 + 24 = 45 gram.

2. Suatu campuran mengandung belerang sebanyak 48 gram yang dibakar sempurna sehingga seluruh belerang dalam campuran berubah menjadi SO3. Jika SO3 yang terbentuk sebanyak 80 gram , hitunglah kadar belerang (dalam %) dalam campuran semula! (Ar S = 32, Ar O = 16).

Pembahasan:

Mr SO3 = 32 + (3 x 16) = 32 +48 = 80

Massa S dalam SO3 = (1 x 32)80 x 80 gram = 32 gram

% S dalam campuran = massa Smassa campuran x 100%

= 32 gram48 gram x 100%

= 66,67%

Baca juga: Contoh Soal Penalaran Akademik dan Pembahasannya

Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian dan contoh soal Hukum Proust untuk materi tambahan saat belajar kimia. (WWN)