Pengertian dan Contoh Soal Surplus Konsumen

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Surplus Konsumen adalah kelebihan atau perbedaan untuk utility (kepuasan) total (yang dinilai dengan uang) yang dinikmati konsumen. Perlu ada contoh soal surplus konsumen agar lebih mudah memahami materi ini.
Surplus Konsumen yang dinikmati konsumen berasal dari mengkonsumsi sejumlah barang dengan pengorbanan totalnya untuk memperoleh atau mengonsumsi jumlah barang tersebut.
Contoh Soal Surplus Konsumen
Mengutip buku Ekonomi Mikro (Teori & Contoh Kasus dalam Bidang Perikanan), Harsuko Riniwati, Nuddin Harahab, dkk (2022), secara grafik Surplus Konsumen dapat dilihat seperti gambar di bawah.
Pada gambar tersebut, mengilustrasikan bahwa barang ekonomi untuk memperolehnya selalu memerlukan pengorbanan. Dalam gambar tersebut, untuk memperoleh barang X memerlukan pengorbanan sebesar OA dikalikan OPX atau wilayah OABPX.
Berbeda dengan barang bebas, seperti udara, sinar matahari, angin, dan lain-lain. Barang bebas jika memerlukan tidak membutuhkan pengorbanan.
Namun, ada kalanya barang bebas menjadi barang ekonomi. Contohnya oksigen bagi orang sakit terkait pernapasan, seperti waktu wabah Covid melanda dunia. Sampai-sampai menjadi barang langka sulit dicari dan harganya mahal.
Untuk memperolehnya, memerlukan pengorbanan yang mahal. Dalam gambar terlihat tingkat harga diatas PX yaitu PX1, PX2, PX3, PX4 merupakan harga lebih tinggi dari harga pasar namun konsumen tetap mampu membeli dengan jumlah barang lebih sedikit.
Sebagai contoh soal surplus konsumen adalah sebagai berikut.
1. Hitunglah surplus konsumen dari fungsi permintaan Q = 40–2 P yang tingkat harga pasarnya 10.
Kunci Jawaban:
Q = 40–2P → 2P = 40–Q
P = 40 −𝑄 2
P = 20–0,5Q
Jika P = 0 → P = 20–0,5Q
0 = 20–0,5Q
0,5Q = 20 Q = 20 0,5
Jika Q = 0→P = 20–0,5
Q P = 20–0,5(0)
P = P^= 20
Jika Pe = 10 → Pe = 20–0,5 Qe
10 = 20–0,5 Qe
0,5 Qe = 10
Qe = 10 0,5
Qe = 20
Sehingga:
Cs =∫?(?)?? − ???? 𝑄𝑒 0
=∫ (20− 0,5?)?? − (20)(10) 20 0
=[ 20? − 0,25?2]0 20–200
= [ 20(20)–0,25(20)2]–[ 20(0)–0,25(0)2]–200
= [ 400 -100 ]–0–200
= 300–200
= 100
Jadi, surplus yang diperoleh konsumen adalah 100.
2. Penawaran dan permintaan akan suatu barang di pasar masing-masing ditunjukkan oleh Q = -30 + 5P dan Q = 60–4P. Hitunglah masing-masing surplus yang diperoleh konsumen dan produsen.
Kunci Jawaban:
Penawaran
Q = -30 + 5P → -5P = -30–Q
P =−30−5-1 −5Q
P = 6 ± (-0.2Q)
P = 6 + 0,2 Q
Permintaan
Q = 60–4P → 4P = 60–Q
P =604-1 4 Q
P = 15 - 0,25 Q
Keseimbangan Pasar
Qs = Qd jika Pe = 10, Maka:
-30 + 5P = 60–4P Qe = 60–4Pe
5P + 4P = 60 + 30= 60–4(10)
9P = 90= 60 - 40
P = 90/9 Qe = 20
P = 10
Surplus Konsumen:
Cs =∫ ?(?)?? − ???? 𝑄𝑒 0
= ∫ (15− 0,25?)?? − (20)(10) 20 0
=[ 15? − 0,125?2]0 20 –200
= [15(20)–0,125(20)2]–[15(0)–0,125(0)2]–200
= [300–0,125(400)]–0–200
= [300–50]–200
= 50
Jadi, surplus yang di peroleh konsumen adalah 50.
Surplus Produsen
Ps = QePe -∫ ?(𝑥)?𝑥 𝑄𝑒 0
= (20)(10) - ∫ (6 + 0,2?)?? 20 0
= 200 -[ 6? − 0,1?2] 0 20
= 200–[6(20) + 0,1(20)2]–[6(0) + 0,1(0)2]
= 200–[120 + 40]
= 40
Jadi, surplus yang diperoleh produsen adalah 40.
Baca Juga: Pengaruh Pengetahuan Konsumen terhadap Pengambilan Keputusan Konsumen
Demikian contoh soal surplus konsumen. Semoga informasi contoh soal ini dapat bermanfaat untuk memahami apa itu surplus konsumen. (ARD)
