Konten dari Pengguna

Pengertian dan Contoh Susunan Kalimat yang Sistematis

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Sumber: pexels/nothing ahead
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Sumber: pexels/nothing ahead

Dalam materi pelajaran Bahasa Indonesia pasti pernah menjumpai pertanyaan: tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Sebelum mampu membuat kalimat sistematis, sebaiknya ketahui dulu pengertian susunan kalimat yang sistematis.

Kalimat sistematis adalah kalimat yang berpola atau teratur menurut sistem. Dengan pola tersebut, sebuah susunan kalimat sistematis membentuk kalimat yang bisa digunakan menyampaikan informasi dengan baik.

Pengertian Kalimat yang Sistematis

Ilustrasi tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Sumber: pexels/pixabay

Kalimat adalah gabungan kata yang mengandung makna. Kalimat berisi suatu pikiran atau amanat yang jelas.

Kalimat memiliki unsur subjek, predikat, objek, dan keterangan. Mengutip Buku Pintar Bahasa Indonesia SD untuk Kelas 4, 5, & 6, Enung Nuraeni, M.Pd, Tim Elpena (2010), unsur subjek dan predikat adalah unsur pokok yang harus dipenuhi dalam setiap kalimat, sedangkan unsur objek dan keterangan digunakan sesuai kebutuhan.

Jika diminta untuk tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Pertama-tama adalah harus mengenal apa itu unsur kalimat.

Untur kalimat adalah bagian terkecil dari sebuah kalimat. Kalimat yang sempurna dibentuk oleh beberapa unsur yaitu subjek, predikat, objek, dan keterangan.

Contoh Susunan Kalimat yang Sistematis menurut Unsur Kalimat

Kalimat sistematis adalah kalimat yang teratur menurut sistem. Sistem di sini adalah penerapan unsur kalimat yang benar. Berikut penjelasannya.

1. Subjek (S)

Subjek adalah unsur kalimat yang berfungsi sebagai inti pembicaraan dalam suatu kalimat.

Contoh:

Kakek sedang mencangkul di kebun.

(S)

Ayah menanam padi di sawah.

(S)

Hidungnya mancung.

(S)

2. Predikat (P)

Predikat adalah unsur kalimat yang menjelaskan tindakan atau perbuatan subjek.

Contoh:

Pak Mustika memberi tugas kepada kami.

(S) (P)

Adik sedang bermain di taman.

(S) (P)

3. Objek (O)

Objek adalah unsur kalimat yang dikenai pekerjaan.

Contoh:

Ida membaca buku.

(S) (P) (O)

Ibu membeli buah-buahan di pasar.

(S) (P) (O)

4. Keterangan (K)

Keterangan adalah unsur kalimat yang menerangkan semua unsur kalimat.

Contoh:

Ayah membaca koran di teras.

(S) (P) (O) (K)

Sukma menulis surat dengan pensil.

(S) (P) (O) (K)

Aji membaca puisi dengan lantang.

(S) (P) (O) (K)

Baca Juga: 8 Bentuk Tanggung Jawab Seorang Anak di Rumah

Demikian uraian jawaban jika ada pertanyaan materi Bahasa Indonesia untuk tuliskan susunan kalimat yang sistematis. Jika sebuah kalimat sudah memenuhi unsur pola atau peraturan yang ada maka dapat disebut kalimat sistematis.

(ARD)