Konten dari Pengguna

Pengertian dan Jenis-Jenis Penginderaan Jarak Jauh

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian dan Jenis-Jenis Penginderaan Jarak Jauh, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Pengertian dan Jenis-Jenis Penginderaan Jarak Jauh, Foto: Unsplash.

Dalam dunia penginderaan jarak jauh itu ada beberapa macam jenisnya. Setiap jenis memiliki ciri dan manfaatnya tersendiri, tidak ada yang sama satu lainnya. Seperti Citra foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum sinar tampak mulai dari warna biru sampai warna hijau yang memiliki sebutan tersendiri.

Dikutip dari buku Geografi Sma Xii Ips karya Toto Gunawan (2007: 50), penginderaan jauh adalah ilmu, seni, dan teknik untuk memperolah informasi tentang sosial, daerah, atau gejala dengan jalan menganalisis data yang diperoleh dengan menggunakan alat tanpa kontak langsung terhadap obyek, darah, atau gejala yang dikaji.

Proses penginderaan jauh menghasilkan data penginderaan jauh yang salah satunya berupa citra. Citra menggambarkan obyek, daerah, dan gejala yang permukaan bumi dengan ujud dan letak obyek yang mirip wujud dan letaknya di permukaan bumi. Oleh karena itu, citra menjadi salah satu sumber data yang sangat baik untuk pembuatan peta. Salah satu yang tidak dapat dipisahkan dari penginderaan jauh dan peta adalah Sistem Informasi Geografis (SIG).

Citra foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum sinar tampak mulai dari warna biru sampai warna hijau disebut foto udara ortokromatik. Simak penjelasannya di ulasan berikut ini.

Jenis-Jenis Penginderaan Jarak Jauh

Pengertian dan Jenis-Jenis Penginderaan Jarak Jauh, Foto: Unsplash.

Dikutip dari buku Penginderaan Jauh karya Bambang Syaeful (2019: 34), berdasarkan spektrum elektromagnetiknya, citra foto dibagi menjadi tiga (3) jenis, yaitu:

1. Foto udara ortokromatik

Foto udara ortokromatik merupakan foto yang dibuat menggunakan spektrum tampak, mulai dari saluran biru hingga sebagian hijau (0,4 – 0,56 mikrometer). Citra foto jenis ini biasanya digunakan dalam studi atau penelitian sekitar pantai karena memiliki tampilan obyek yang jelas, bahkan bisa digunakan hingga kedalaman 20 meter.

2. Foto udara pankromatik

Foto pankromatik merupakan foto udara yang dibuat menggunakan seluruh spektrum tampak mata, mulai dari warna merah hingga ungu. Keunggulan foto udara pankromatik adalah kepekaan filmnya hampir sama dengan kepekaan mata manusia. Foto ini biasa digunakan pada penelitian di bidang pertanian.

3. Foto udara ultraviolet

Foto udara ultraviolet merupakan foto yang dibuat menggunakan spektrum ultraviolet dekat dengan panjang gelombang 0,29 mikrometer. Foto ini biasa digunakan untuk mendekteksi tumpahan minyak di laut.

Dapat disimpulkan bahwa Citra foto yang dibuat dengan menggunakan spektrum sinar tampak mulai dari warna biru sampai warna hijau disebut foto udara ortokromatik. Citra foto ini sering digunakan untuk sebuah penelitian di pantai dan bisa mencapai di kedalaman 20 meter.