Pengertian dan Jenis-Jenis Reklame di Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Reklame yang digunakan untuk menawarkan barang dagangan termasuk kategori reklame komersial. Papan reklame komersial masuk dalam reklame yang dibedakan berdasarkan tujuan pengadaannya.
Secara umum, reklame berfungsi sebagai media informasi untuk menyampaikan pesan iklan kepada khalayak. Jadi, dalam pembuatannya harus menyesuaikan dengan tujuan iklan yang akan ditampilkan.
Mengenal Reklame
Mengutip buku Mandiri Belajar Tematik SD/MI Kelas 6 Semester 1, Desi Damayanti dkk (2021), pengertian reklame adalah suatu media atau alat untuk menyampaikan informasi, menawarkan, mempromosikan, serta memperkenalkan suatu produk atau jasa kepada khalayak dengan menggunakan gambar dan kata-kata yang menarik.
Pendapat lain mengatakan reklame adalah suatu media visual yang memanfaatkan gambar dan tulisan yang diolah sedemikian rupa untuk memberikan informasi kepada khalayak tentang suatu barang, jasa, atau hal lain dengan cara yang menarik.
Reklame memiliki ciri khusus yang membedakannnya dengan media promosi lainnya. Adapun ciri reklame sebagai berikut.
Singkat, jelas, dan mudah dimengerti. Pada umumnya, reklame menggunakan kalimat-kalimat yang singkat, jelas, dan mudah dimengerti masyarakat umum.
Menarik dan mencolok. Agar mendapat perhatian khalayak ramai, biasanya reklame dibuat dengan komposisi desain dan warna yang mencolok.
Jujur. Dalam hal ini, pesan yang disampaikan dalam reklame harus jujur dan tidak dibuat-buat.
Dilakukan berulang-ulang. Sesuai dengan definisinya, reklame biasanya disampaikan secara berulang-ulang sehingga lebih banyak masyarakat yang mengetahui pesan yang ingin disampaikan.
Reklame yang Digunakan untuk Menawarkan Barang Dagangan dan Jenis-Jenis Lainnya
Reklame dapat dibedakan berdasarkan beberapa kategori. Adapun jenis-jenis reklame adalah sebagai berikut.
1. Berdasarkan Tujuan Pengadaannya
Reklame komersial. Reklame yang digunakan untuk menawarkan barang dagangan termasuk kategori reklame komersial. Contohnya poster, spanduk, baliho, dan lain-lain.
Reklame nonkomersial. Reklame yang dibuat untuk kepentingan umum, misalnya imbauan, informasi layanan masyarakat, dan lainnya. Contohnya reklame donor darah, reklame pajak, reklame tertib lalu lintas, dan lain-lain.
2. Berdasarkan Sifatnya
Reklame peringatan, yaitu jenis reklame yang bersifat mengingatkan masyarakat untuk melakukan hal tertentu. Contohnya reklame tertib lalu lintas.
Reklame penerangan, yaitu jenis reklame yang bersifat memberikan informasi kepada masyarakat umum. Contohnya reklame informasi tentang kesehatan.
Reklame ajakan atau permintaan, yaitu jenis reklame yang sifatnya mengajak atau meminta masyarakat untuk mengikuti ajakan atau permintaan. Contohnya reklame donor darah, reklame bantuan bencana alam, dan lain-lain.
Baca Juga: Tujuan Seseorang atau Perusahaan Memasang Reklame
Reklame yang digunakan untuk menawarkan barang dagangan termasuk kategori reklame komersial. Menariknya, reklame jenis ini yang paling sering dijumpai di kehidupan sekitar. Semoga informasi singkat ini bermanfaat. (ARD)
