Konten dari Pengguna

Pengertian dan Langkah Membuat Hipotesis yang Baik dalam Penelitian

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Untuk Membuat Hipotesis yang Baik Kita Perlu Apa? (Foto: Aaron Burden | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Untuk Membuat Hipotesis yang Baik Kita Perlu Apa? (Foto: Aaron Burden | Unsplash.com)

Untuk membuat hipotesis yang baik kita perlu melakukan beberapa langkah yang tepat. Para mahasiswa dan mahasiswi pasti sudah tidak asing dengan hipotesis. Pasalnya, saat membuat sebuah penelitian atau karya ilmiah, maka wajib melampirkan hipotesis.

Namun, ternyata membuat hipotesis pada sebuah penelitian tidak semudah membalikan telapak tangan. Sebab, ada langkah-langkah yang harus dilakukan agar hasil hipotesis penelitian lebih baik. Artikel ini akan membahas seputar hipotesis. Simak terus ya!

Baca juga: Referensi Contoh Rumusan Masalah dan Hipotesis

Pengertian dan Jenis Hipotesis

Ilustrasi Untuk Membuat Hipotesis yang Baik Kita Perlu Apa? (Foto: Nils Stahl | Unsplash.com)

Istilah hipotesis berasal dari bahasa Yunani yaitu “hupo” dan “thesis”. Kata “hupo” berarti sementara dan “thesis” artinya pernyataan. Sehingga pengertian hipotesis adalah sebuah pernyataan sementara. Mengutip buku dengan judul Pengujian Hipotesis (Deskriptif, Komparatif, dan Asosiatif) karya Wardani (2020), hipotesis adalah dugaan sementara yang kebenarannya harus dibuktikan terlebih dahulu. Maka dari itu, pada sebuah penelitian, para peneliti harus membuat hipotesis.

Pada suatu karya ilmiah atau penelitian, hipotesis dapat digolongkan menjadi beberapa jenis. Berikut jenis-jenis hipotesis dalam penelitian.

1. Hipotesis Deskriptif

Jenis hipotesis yang pertama adalah deskriptif. Hipotesis deskriptif dapat diartikan sebagai jawaban sementara terhadap suatu permasalah yang sifatnya deskriptif. Dalam kata lain, permasalahan tersebut memiliki hubungan variabel tunggal.

2. Hipotesis Komparatif

Jenis kedua adalah hipotesis komparatif. Hipotesis komparatif adalah suatu dugaan terhadap rumusan masalah yang memiliki sifat untuk menjawab pertanyaan komparasi atau perbandingan antara variabel yang diteliti.

3. Hipotesis Asosiatif

Jenis yang terakhir adalah hipotesis asosiatif. Hipotesisi ini dapat diartikan sebagai dugaan sementara terhadap rumusan masalah untuk menjawab pertanyaan antara hubungan dua variabel dalam suatu penelitian.

Langkah Membuat Hipotesis yang Baik dan Benar

Seperti yang sudah disebutkan di awal, untuk membuat sebuah hipotesis kita perlu melakukan beberapa langkah penting. Ini langkah membuat hipotesis yang baik.

  1. Membuat hipotesis berdasarkan rumusan masalah yang akan diteliti.

  2. Membuat hipotesis pendahuluan. Hipotesis pendahuluan adalah hipotesis yang sifatnya adalah eksplisit atau hanya untuk uji coba.

  3. Mengumpulkan berbagai data yang relevan dengan penelitian.

  4. Mengolah data dan fakta yang ditemukan untuk menjadi satu kesatuan.

  5. Menguji hipotesis berguna untuk mengetahui hasil data yang sebenarnya.

Demikian pengertian, jenis, dan langkah membuat hipotesis yang baik dalam sebuah penelitian atau karya ilmiah. Saat menulis hipotesis, jangan lupa untuk mengikuti langkah di atas ya. (FAR)