Pengertian dan Macam Kemasan Berdasar Struktur Isinya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam proses produksi, kemasan produk menjadi salah satu bagian yang tidak boleh disepelekan oleh para pebisnis. Sebab, jenis kemasan yang digunakan sangat berpengaruh terhadap kualitas produk hingga sampai ke tangan konsumen. Namun, apakah Anda bisa jelaskan pengertian kemasan berdasarkan struktur isinya?
Jika Anda bingung dalam menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan dalam artikel ini, ya.
Baca Juga: Fungsi dan Arti Kemasan dalam Produk
Pengertian dan Macam Kemasan Berdasar Struktur Isinya
Secara umum, kemasan merupakan desain kreatif yang digunakan sebagai pembungkus, pelindung, dan juga alat identifikasi sebuah produk. Sekarang ini sudah ada banyak sekali jenis kemasan yang unik dan menarik sekaligus dapat meningkatkan daya tahan produk hingga sampai ke konsumen.
Nah, berikut ini adalah berbagai macam kemasan berdasar struktur isinya dikutip dari buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan Teknik Kendaraan Ringan SMK/MAK Kelas XI karya Saryanto (2021:73).
1. Kemasan Primer
Kemasan primer merupakan bahan pembungkus yang digunakan langsung untuk mewadahi bahan-bahan pangan ataupun bahan konsumsi. Contohnya seperti susu botol minuman dan kemasan untuk makanan lainnya.
2. Kemasan Sekunder
Kemasan sekunder merupakan kemasan yang berfungsi untuk memberi perlindungan terhadap kategori kemasan yang lainnya. Contohnya adalah kemasan dalam bentuk kotak karton yang digunakan untuk melindungi kaleng susu atau kotak kayu sebagai wadah buah dan pembungkus kemasan lainnya.
3. Kemasan Tersier
Kemasan tersier merupakan jenis kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, mengirim, serta melakukan identifikasi sebuah produk. Umumnya, kemasan ini digunakan sebagai pelindung selama produk tersebut masih dalam tahap pengiriman.
Fungsi Kemasan Produk
Adapun beberapa fungsi kemasan produk yang menarik untuk Anda ketahui adalah sebagai berikut.
Untuk mewadahi produk demi melancarkan proses pengiriman tanpa terkendala masalah produk tercecer atau bahkan hilang.
Untuk melindungi dan mengawetkan produk agar lebih tahan lama, khususnya pada produk yang rawan mengalami kerusakan parah.
Sebagai identitas produk agar brand perusahaan bisa lebih dikenal oleh banyak orang.
Meningkatkan proses efisiensi dan efektivitas penjualan produk.
Melindungi dari adanya pengaruh produk lain, seperti terkontaminasi zat kimia yang berbahaya atau bisa merusak produk.
Demikian penjelasan singkat tentang pengertian, fungsi, dan macam kemasan berdasar struktur isinya. (Anne)
