Konten dari Pengguna

Pengertian dan Penerapan Aliran Positivisme Hukum di Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia, sumber foto Tingey Injury Law Firm on Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia, sumber foto Tingey Injury Law Firm on Unsplash

Jika berbicara mengenai positivisme hukum di Indonesia maka tidak bisa dilepaskan dari nama Guillaume Ferdinand de Montmorillon melalui bukunya dengan judul De La Loi Naturelle et De Premiers Devoirs de I’Homme yang membahas mengenai hak asasi manusia dan prinsip demokrasi. Setelah itu banyak ahli hukum Indonesia yang mencoba untuk menerangkan mengenai aliran positivisme hukum. Pada artikel ini akan menjelaskan mengenai pengertian dan penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia.

Baca juga: Fungsi Konstitusi Sebagai Hukum Dasar Suatu Negara

Pengertian Aliran Positivisme

Ilustrasi penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia, sumber foto Tingey Injury Law Firm on Unsplash

Dikutip dari buku Panduan Bantuan Hukum di Indonesia karya Abdul Rahman Saleh dkk (Yayasan Obor Indonesia) aliran positivisme adalah aliran yang terdapat pada filsafat hukum. Di mana pada aliran ini mempunyai pandangan yang mengharuskannya pemisahan antara hukum dan moral secara tegas. Maksudnya antara hukum yang berlaku dengan hukum yang seharusnya.

Aliran ini juga sangat mengagungkan hukum yang tertulis. Hal ini terjadi karena meyakini bahwa tidak ada norma hukum diluar hukum positif. Maka dari itu apapun persoalan pada masyarakat wajib diatur dalam hukum tertulis.

Para ahli penganut aliran ini bersikap berdasarkan latar belakang mereka dalam menyikapi suatu penghargaan yang berlebihan tersebut terhadap suatu kekuasaan. Di mana kekuasaan ini menciptakan hukum tertulis. Mereka juga menganggap bahwa kekuasaan merupakan sumber serta kekuasaan merupakan hukum.

Penerapan Aliran Positivisme Hukum di Indonesia

Penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia telah memberikan beberapa dampak bagi perkembangan hukum Indonesia, di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Dengan adanya penerapan aliran ini membuat pemerintah Indonesia memiliki kewenangan untuk menetapkan hukum. Hal ini berarti pemerintah memiliki kewenangan untuk menetapkan hukum yang berlaku di Indonesia.

  • Dengan adanya penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia membuat hukum yang berlaku di Indonesia harus sesuai dengan prinsip-prinsip rasional dan logis. Pasalnya pada aliran positivisme hukum Indonesia lebih menekankan pada prinsip rasional dan logis.

  • Dengan adanya penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia membuat penerapan hukum harus objektif dan terukur. Hal ini berarti bahwa penerapan hukum harus dilakukan secara objektif tanpa terpengaruh oleh faktor subjektif.

Demikian adalah penjelasan mengenai pengertian dan penerapan aliran positivisme hukum di Indonesia. (WWN)