Konten dari Pengguna

Pengertian dan Penggunaan Nada atau Pitch dalam Musik

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nada atau pitch istilah musik untuk. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Nada atau pitch istilah musik untuk. Sumber: unsplash.com

Dalam musik, ada banyak sekali istilah yang sangat menarik untuk Anda pahami. Selain itu, musik juga mengandung berbagai unsur yang membuatnya bisa terdengar harmonis. Salah satunya adalah nada atau pitch. Adapun nada atau pitch adalah salah satu istilah yang sudah tidak asing lagi. Pasalnya, nada atau pitch istilah musik untuk tinggi rendahnya nada sehingga menjadi bagian dasar yang perlu dikuasai.

Nada atau Pitch dalam Musik

Nada atau pitch dalam musik. Sumber: unsplash.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa nada atau pitch adalah istilah musik untuk tinggi rendahnya nada, di mana nada tersebut berkaitan dengan frekuensi atau banyak sedikit getaran per detik. Frekuensi yang cepat atau besar inilah yang dapat menghasilkan nada tinggi.

Mengutip dari buku Public Speaking: Gaya dan Teknik Pidato Dakwah karya Moh Ali Aziz (2019:123), dalam pitch atau nada, terdapat tangga nada yang terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Hal inilah yang membuat setiap suara memiliki banyak variasi.

Semakin cepat atau besar frekuensinya, sudah pasti nada yang muncul semakin tinggi. Begitu pula sebaliknya, di mana makin lambat atau makin kecil frekuensinya, maka nadanya akan semakin rendah.

Perlu diketahui bahwa menurut KBBI, pengertian musik adalah ilmu ataupun seni menyusun nada atau suara dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi suara yang mempunyai kesatuan dan kesinambungan.

Berikut ini adalah berbagai istilah musik yang dikutip dari laman FKIP Universitas Lampung.

  1. Acapella, yakni musik vokal tanpa diiringi oleh instrumen.

  2. Accent, yakni penekanan pada not.

  3. Alto, yakni suara rendah wanita.

  4. Avant-garde, yakni cara bermusik yang tidak konvensional (umum).

  5. Ballad, yakni lagu yang berirama lambat seakan–akan bercerita.

  6. Baritone, yakni pertengahan suara antara tenor dan bass pada vokal pria/alat musik.

  7. Bass, yakni suara terendah dari vokal pria atau nada terendah pada musik.

  8. Beat, yakni ketukan teratur sebagai pedoman meter, ritme, dan tempo.

Itu dia penjelasan singkat tentang nada atau pitch dalam musik dan beberapa istilah yang kerap digunakan. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat bagi Anda yang kini sedang menekuni dunia musik, ya. (Anne)