Pengertian dan Pentingnya Kaidah Ejaan bagi Penutur Bahasa Itu Sendiri

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa penting bagi komunikasi manusia. Tanpa adanya bahasa, manusia akan sulit mengerti satu sama lain. Bahasa juga bisa menjadi identitas dari suatu bangsa. Bahkan bahasa juga bisa menjadi simbol persatuan seperti yang sudah diikrarkan para pemuda Indonesia di Sumpah Pemuda.
Dalam penggunaannya, bahasa mempunyai berbagai aturan tertentu. Salah satu dari aturan itu disebut sebagai kaidah ejaan. Bahkan kaidah ejaan juga mempunyai pedoman baku yang harus dipatuhi oleh para penutur bahasa. Contohnya, bahasa Indonesia memiliki aturan Ejaan Yang Disempurnakan atau EYD yang harus dipatuhi.
Lalu, apa pentingnya kaidah ejaan bagi penutur bahasa itu sendiri? Simak ulasannya dalam artikel ini.
Pengertian Ejaan
Sebelum membahas pentingnya kaidah ejaan, mari kita diskusikan terlebih dahulu mengenai definisi dari ejaan itu sendiri.
Berdasarkan buku Penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia dalam Surat Dinas oleh Ruslan, S. Pd., M. Pd., (2021:12), ejaan adalah semua pedoman yang mengatur pelambangan bunyi bahasa, pemisahan dan penggabungannya, serta penggunaan tanda baca (Mustakim, 1996).
Masih di halaman yang sama dijelaskan bahwa ejaan mencakup empat aturan utama, yaitu pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, dan penulisan unsur serapan.
Di Indonesia sendiri, pemerintah mengatur ejaan bahasa Indonesia melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Pedoman yang dipakai saat ini adalah EYD edisi kelima yang sudah berlaku sejak 16 Agustus 2002.
Baca juga: Panduan Penulisan Singkatan dalam EYD Edisi V
Pentingnya Kaidah Ejaan bagi Penutur Bahasa
Kaidah ejaan harus dipatuhi agar pemakaian bahasa, terutama secara tulisan, menjadi obyektif. Dengan kata lain, tulisan yang kita buat bisa menjadi universal dan dapat dipahami oleh orang lain.
Di samping itu, kaidah ejaan juga bisa menjadi penjelas bagi tulisan bahasa. Salah satunya adalah dengan menjelaskan intonasi dari tulisan tersebut. Dengan demikian, pembaca dapat mengetahui emosi bahkan lebih memahami makna dari suatu tulisan meskipun tidak diutarakan secara langsung.
Kaidah ejaan juga bisa membuat tulisan lebih tertata, rapi, dan tidak acak-acakan sehingga lebih mudah dimengerti.
Demikian penjelasan mengenai manfaat kaidah ejaan bagi penutur bahasa itu sendiri. Oleh sebab itu, jangan lupa untuk mematuhi kaidah ejaan yang berlaku, ya. (LOV)
