Konten dari Pengguna

Pengertian dan Penyebab Perbedaan Bunyi Onomatope

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://pixabay.com/id/users/sasint-3639875/ - penyebab perbedaan bunyi onomatope
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/users/sasint-3639875/ - penyebab perbedaan bunyi onomatope

Interaksi antar makhluk hidup di dunia ini tentunya membutuhkan bahasa. Bahasa digunakan sebagai sarana untuk menyampaikan pesan kepada orang lain. Dalam praktiknya, ada cukup banyak tiruan bunyi, seperti gemericik air, kicau burung, tangisan, bel pintu, yang digunakan dalam berinteraksi. Tiruan bunyi inilah yang disebut dengan onomatope. Tahukah Anda apa penyebab perbedaan bunyi onomatope di seluruh negara?

Baca Juga: Menilik Sejarah Bahasa Pertama di Dunia

Pengertian dan Penyebab Perbedaan Bunyi Onomatope

Sebelum mengetahui apa saja penyebab perbedaan bunyi onomatope di seluruh negara, sebaiknya Anda ketahui dulu arti sebenarnya dari onomatope. Secara etimologi, onomatope berasal dari bahasa Yunani, “Onomatopoeia”, yang memiliki arti pembentukan kata (création de mots). Dalam bahasa Prancis, Onomatopoeia dikenal dengan istilah onomatopé.

https://pixabay.com/id/users/bergadder-20679/

Seperti dikutip dari buku Semantik dan Dinamika Pergulatan Makna, Aceng Ruhendi Saifullah, 2021, dijelaskan bahwa pengertian onomatope adalah tiruan bunyi yang merepresentasikan benda aslinya. Disebut juga sebagai “word mimic sound”.

Onomatope merupakan tiruan bunyi yang disampaikan kepada lawan bicara, baik secara lisan maupun tertulis. Bentuk onomatope secara tertulis dapat kita temukan pada novel, puisi, dan paling banyak ada pada komik. Onomatope mempunyai peran yang sangat penting dalam hal pembentukan kata baru.

Penyebab Perbedaan Bunyi Onomatope

Penyebab perbedaan bunyi onomatope adalah banyaknya perbedaan di dunia. Bila dijelaskan secara rinci, berikut hal-hal yang menyebabkan adanya perbedaan tersebut:

  • Perbedaan budaya

  • Kebiasaan berbahasa yang tidak sama

  • Perbedaan cara berperilaku di berbagai wilayah

Contoh Onomatope

Berikut beberapa contoh onomatope yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia.

  • Sesuatu yang jatuh: Gubrak

  • Bunyi peluit: Priit

  • Bunyi tabrakan: Jeger

  • Bom meledak: Duar

  • Menembak: Dor!

  • Menyeruput: Srup, srup.

  • Mengayun tongkat: Syuut, syuut.

  • Menumpuk barang: Bruk, bruk.

  • Batuk: Uhuk, uhuk.

  • Anjing menggonggong

  • Ular mendesis

  • Kucing mengeong

  • Serigala melolong

  • Sapi melenguh

  • Katak menguak

  • Kambing mengembik

  • Merpati berdekut

  • Ayam jantan berkokok

  • Ayam betina berkotek

  • Anak ayam menciap

  • Telepon berdering

  • Peluru berdesing

  • Daun bergemeresik

  • Jantung berdegup

  • Uang logam bergemerincing

  • Petir menggelegar

Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian onomatope sekaligus dengan beberapa hal yang menjadi penyebab perbedaan bunyi onomatope di berbagai wilayah di dunia ini. (DNR)