Pengertian dan Strategi Pengelolaan Dana Darurat yang Efektif

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Strategi pengelolaan dana darurat yang efektif sangat penting untuk diketahui masyarakat. Dalam menjalani kehidupan, tidak ada satu orang pun yang bisa mengetahui secara pasti apa yang akan terjadi di masa depan.
Untuk menghindari kesulitan keuangan di masa mendatang, setiap orang perlu menyiapkan dana darurat. Dengan demikian, jika ada kondisi mendesak yang mengharuskan menggunakan sejumlah dana, orang tidak akan kesulitan.
Pengertian Dana Darurat
Apa yang dimaksud dengan dana darurat? Dikutip dari Manajemen Perencanaan Keuangan, Soekarno (2021:55), dana darurat adalah prioritas dalam perencanaan keuangan pribadi. Jika ingin melakukan investasi, sebaiknya alokasikan dana darurat terlebih dahulu.
Pengertian dana darurat adalah dana yang sudah dialokasikan secara terpisah untuk kebutuhan yang bersifat sangat darurat. Dana darurat dapat digunakan untuk berbagai hal, berikut beberapa contohnya.
Keperluan biaya karena sakit
Kecelakaan di jalan
Terkena PHK atau kehilangan pekerjaan karena alasan lain
Mengetahui Strategi Pengelolaan Dana Darurat yang Efektif
Setelah memahami apa itu dana darurat, ketahui juga strategi pengelolaan dana darurat yang efektif. Berikut adalah beberapa strategi yang bisa dilakukan.
1. Cek Kondisi Keuangan
Cara pertama adalah cek kondisi keuangan yang meliputi penghasilan, pengeluaran, cicilan utang, asuransi, dan tagihan. Hasil dari pengecekan kondisi keuangan bisa menjadi gambaran tentang kondisi keuangan pribadi. Dengan demikian, dana darurat bisa segera disiapkan.
2. Rencanakan Secara Bertahap
Jumlah dana darurat yang diperlukan setiap orang berbeda-beda. Setelah mengetahui berapa dana darurat yang diperlukan, segera sisihkan sebagian uang untuk dana darurat. Jika hal ini dilakukan secara konsisten, target dana darurat bisa tercapai.
3. Buka Beberapa Rekening
Pisahkan rekening untuk dana darurat dan rekening yang digunakan untuk keperluan lainnya. Dengan begitu, dana darurat tidak terganggu atau terpakai untuk keperluan yang tidak mendesak.
4. Masukkan dalam Rencana Keuangan
Tabungan dana darurat harus dimasukkan dalam rencana keuangan setiap bulannya. Tentukan berapa besaran tabungan setiap awal bulan dan setorkan di awal bulan juga. Apabila ada sisa uang belanja, masukkan uang tersebut ke dana darurat.
Baca juga: Prosedur Pembukaan Tabungan di Bank secara Umum yang Mudah Diikuti
Sekian pembahasan tentang strategi pengelolaan dana darurat yang efektif. Kelola dana darurat secara disiplin agar target bisa terpenuhi. (KRIS)
