Pengertian dan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial menurut Ilmu Sosiologi

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Interaksi sosial merupakan kegiatan yang dilakukan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itulah, sangat penting untuk memahami konsep dasar dari istilah dalam ilmu sosiologi tersebut. Sayangnya, banyak orang yang kesulitan saat diminta jelaskan syarat terjadinya interaksi sosial.
Hal ini tidak terlepas dari kurangnya wawasan masyarakat umum terkait konsep dasar dari interaksi sosial itu sendiri. Akibatnya, sebagian besar orang tidak mengetahui apa saja yang menjadi syarat terjadinya interaksi sosial di masyarakat.
Pengertian dan Syarat Terjadinya Interaksi Sosial
Secara umum, pengertian interaksi sosial adalah hubungan timbal balik berupa aksi saling memengaruhi antarindividu, individu dengan kelompok, maupun antarkelompok. Sementar amenuurt Selo Soemardjan, interaksi sosial merupakan hubungan timbal balik yang terjadi antara manusia atau individu dengan berbagai sisi kehidupannya.
Mengutip dari buku Top No 1 Ulangan Harian SMP/MTS Kelas 7: Pilihan Cerdas Menjadi Bintang Kelas, Tim Guru Indonesia dan Tim Redaksi Bintang Wahyu (2015:340), berikut ini adalah syarat terjadinya interaksi sosial yang penting untuk diketahui.
1. Kontak Sosial
Kontak sosial berasal dari bahasa Latin, yakni con atau cum yang artinya bersama-sama dan tango yang artinya menyentuh. Dengan kata lain, kontak sosial adalah hubungan antara satu pihak dengan pihak lain hingga terjalin interaksi sosial dan masing-masing saling bereaksi. Baik itu secara fisik maupun nonfisik.
Adapun kontak sosial terbagi ke dalam dua kategori, antara lain sebagai berikut.
Kontak sosial langsung atau primer. Contohnya seperti saling menyapa, presentasi di depan kelas, dan berjabat tangan.
Kontak sosial tidak langsung atau sekunder yang biasanya dilakukan melalui alat atau perantara. Contohnya seperti mengirim pesan lewat Facebook, WhatsApp, dan lainnya.
2. Komunikasi
Komunikasi adalah proses penyampaian dan penerimaan pesan, seperti ide atau gagasan, dari satu pihak ke pihak lain hingga terjadi pertukaran informasi. Adapun jenis komunikasi terbagi menjadi dua, yakni sebagai berikut.
Komunikasi verbal, yakni proses penyampaian pesan yang dilakukan dengan bahasa atau kata-kata.
Komunikasi non verbal, yakni proses penyampaian pesan dengan gerak-gerik atau kode tertentu yang bisa dipahami satu sama lain. Contohnya seperti tersenyum, mengangkat bahu, menggelengkan kepala, dan membunyikan alat yang bersuara, seperti kentongan.
Baca Juga: Proses Terjadinya Kontak Sosial dalam Interaksi Sosial
Itu dia penjelasan tentang pengertian dan syarat terjadinya interaksi sosial menurut ilmu sosiologi. Semoga bermanfaat. (Anne)
