Pengertian Ekosistem, Jenis, dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengertian ekosistem secara sederhana adalah hubungan timbal balik antara organisme makhluk hidup dengan lingkungan tempat ia tinggal. Supaya bisa disebut sebagai ekosistem, maka harus ada faktor pendukungnya.
Ekosistem sebaiknya harus terjaga keberadaannya. Hal ini karena mahkluk hidup dan khususnya manusia sangat bergantung pada ekosistem yang baik untuk kelangsungan hidupnya.
Pengertian Ekosistem, Contoh, dan Jenisnya berdasarkan Proses Terbentuknya
Berdasarkan buku Blooming Microcystis di Ekosistem Perairan Air Tawar, Catur Retnaningdyah, (2019:4), pengertian ekosistem atau adalah suatu kawasan yang di dalamnya dapat ditemukan hubungan timbal balik antara komunitas makhluk hidup yang menghuni kawasan tersebut dengan faktor-faktor abiotik yang merupakan komponen tidak hidup sebagai penyusun habitat komunitas tersebut.
Sederhananya, ekosistem adalah kesatuan fungsional antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang di dalamnya terdapat hubungan dan interaksi yang sangat erat dan saling memengaruhi.
Ekosistem terbagi menjadi beberapa jenis. Berdasarkan proses terbentuknya, ekosistem terbagi menjadi dua macam, yakni ekosistem alami dan ekosistem buatan. Berikut ini penjelasannya:
Ekosistem Alami
Sesuai dengan namanya, ekosistem alami adalah ekosistem yang terbentuk secara alami tanpa ada campur tangan manusia. Ekosistem ini terbentuk karena pengaruh alam dan memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi
Ekosistem alami ini masih terbagi dalam dua bentuk, yakni ekosistem darat dan ekosistem perairan.
Ekosistem Darat: Ekosistem darat adalah keanekaragam yang terjadi pada alam daratan. Ekosistem ini biasanya dipengaruhi oleh suhu dan curah hujan. Contoh ekosistem darat adalah hutan tropis, padang rumput, pegunungan, hingga gurun pasir.
Ekosistem Perairan: Ekosistem perairan didominasi oleh wilayah perairan yang keanekaragaman hayatinya juga dipengaruhi oleh banyaknya intensitas cahaya matahari yang diterima.
Ekosistem perairan masih dibagi lagi menjadi dua, yakni air tawar dan air laut. Contoh ekosistem perairan adalah laut, sungai, danau, hingga rawa-rawa.
Ekosistem Buatan
Berbeda dengan ekosistem alami yang terbentuk karena pengaruh alam, ekosistem buatan tercipta karena hasil karya manusia. Manusia membuat ekosistem buatan untuk memenuhi kebutuhannya.
Ciri-ciri utama ekosistem buatan adalah keanekaragamannya yang rendah. Contoh ekosistem buatan antara lain kolam, taman, sawah, waduk, ladang, akuarium, dan lain-lain.
Baca juga: Mengenal Ciri-Ciri Ekosistem Buatan beserta Contohnya
Memahami pengertian ekosistem dan jenis-jenisnya, diharapkan manusia menjadi lebih peduli dengan lingkungan. Hal ini karena ekositem yang tejaga dengan baik akan berdampak baik juga pada makhluk hidup yan tinggal di atasnya. (SASH)
