Pengertian, Elemen, dan Fungsi Irama dalam Musik

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tahukah kamu bahwa musik terdiri atas unsur-unsur yang saling berkaitan? Dikutip dari buku Seni Budaya untuk Kelas IX yang ditulis oleh Harry Sulastianto (2007: 178), musik terdiri dari kesatuan unsur-unsur yang saling berkaitan. Apabila satu unsur saja tidak berfungsi, unsur lainnya akan ikut terganggu. Salah satu unsur yang penting dalam musik adalah irama. Apa yang dimaksud dengan irama?
Pengertian irama menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah gerakan berturut-turut secara teratur; turun naik lagu (bunyi dan sebagainya yang beraturan; ritme; alunan yang tercipta oleh kalimat yang berimbang, selingan bangun kalimat, dan panjang pendek serta kemerduan bunyi (dalam prosa); ukuran waktu atau tempo; serta alunan yang terjadi karena perulangan dan pergantian kesatuan bunyi dalam arus panjang pendek bunyi, keras lembut tekanan, dan tinggi rendah nada (dalam puisi).
Irama seringkali dikaitkan dengan jenis lagu yang merujuk pada lagu tertentu, misalnya irama dangdut, keroncong, pop, dan jazz. Artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai apa yang dimaksud dengan irama.
Apa yang Dimaksud dengan Irama dalam Musik?
Irama adalah pertentangan bunyi antara bagian berat dan ringan yang berulang secara teratur, yang dapat diartikan juga sebagai tempo. Irama mencakup kecepatan ketukan yang dimainkan. Sebagai contoh, pada jam dinding yang besar, bandulnya akan berjalan lambat, sedangkan pada jam dinding kecil, bandulnya akan berjalan cepat.
Berikut adalah beberapa elemen irama yang penting untuk diketahui:
Tempo, hitungan ketukan atau tanda cepat dan lambatnya suatu lagu.
Tanda birama, tanda yang akan menunjukkan jumlah ketukan per hitungan dalam sebuah karya musik.
Ketukan, elemen dalam irama yang terdiri dari ketukan kuat (bernada berat) dan ketukan lemah.
Aksen, elemen yang mengacu pada penekanan yang tercipta pada ketukan tertentu.
Sinkopasi, elemen yang memberikan penekanan pada ketukan lemah tradisional.
Irama memiliki fungsi sebagai salah satu unsur penting pada musik. Irama dapat membuat suatu musik menjadi indah, sehingga seseorang bisa lebih terbawa pada musik yang diperdengarkan. (CHL)
