Konten dari Pengguna

Pengertian Fathonah, Sifat Wajib Rasul yang Wajib Diteladani oleh Umat Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi belajar. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi belajar. Sumber: pexels.com

Sebagai umat Muslim, kita wajib beriman terhadap nabi dan rasul utusan Allah SWT. Salah satu bentuk keimanan tersebut adalah beriman terhadap sifat-sifat wajib rasul Allah SWT. Sifat-sifat wajib tersebut antara lain Siddiq, Tabligh, Amanah, dan Fathonah. Kita dapat menyampaikan sifat-sifat tersebut kepada anak-anak kita sebagai materi pembelajaran mengenai nabi dan rasul untuk menanamkan keimanan, nilai-nilai agama, dan sebagai kisah keteladanan.

Berikut ini kita akan membahas mengenai sifat fathonah, apa pengertian fathonah itu dan bagaimana cara kita meneladani sifat tersebut dan bagaimana cara kita menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Sifat Fathonah.

Berdasarkan buku Aqidah Akhlak oleh Ahmad Kusaeri (2008: 89), fathonah artinya cerdas. Rasul adalah manusia yang memiliki kecerdasan. Dengan kecerdasannya, mereka dapat memberikan keterangan-keterangan secara benar sehingga manusia dapat mengerti dan memahami hal yang diajarkannya.

Penerapan sifat fathonah dalam kehidupan sehari-hari menurut buku Pendidikan Karakter FAST (Fathonah, Amanah, Siddiq, Tabligh) dan Implementasinya di Sekolah oleh Eni Setyowati (2019: 20-21) adalah:

  • Bersifat fathonah sebagai hamba Tuhan. Manusia yang cerdas bukan hanya yang menguasai berbagai disiplin ilmu namun juga berarti kemampuan menggunakan ilmu, baik yang menyangkut praktik maupun tujuan dari keilmuan itu sendiri.

  • Bersifat fathonah sebagai makhluk sosial. Kecerdasan sebagai makhluk sosial dan cerdas dalam berinteraksi sosial dengan masyarakat. Salah satu bentuk kecerdasasan sosial adalah kemampuan mengatasi persoalan, kemampuan berkomunikasi, dan kemampuan dalam memperlakukan orang lain dengan baik. Kecerdasan sosial tidak hanya bermanfaat dalam pergaulan namun juga dalam dunia pekerjaan yang mengharuskan kita bertemu dengan banyak orang dengan beragam kepribadian dan latar belakang.

  • Bersifat fathonah dalam menjalani kehidupan. Manusia harus memiliki kecerdasan dalam menjalani kehidupan agar tidak lalai akibat permainan-permainan yang ditawarkan oleh kehidupan. Iman dan takwa adalah faktor-faktor yang dapat menyelamatkan manusia dari godaan dunia yang dapat melalaikan manusia dari Allah SWT.

Ilustrasi belajar. Sumber: pexels.com

Dengan kecerdasan yang diiringi iman dan takwa, manusia dapat memilah-milah, membedakan mana yang bermanfaat dan memberi efek positif bagi hidup mereka, mana yang tidak.

Dari ulasan di atas pengertian fathonah adalah cerdas, yang patut diteladani oleh setiap umat muslim dalam kehidupannya. Tidak hanya cerdas, tapi juga pribadi yang cerdas dan berkualitas.(IND)