Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghilangkan Konfigurasi Bios

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mungkin banyak yang bertanya-tanya, dalam sistem operasi komputer, konfigurasi BIOS dapat dihilangkan dengan cara apa? Sebelum mengetahui jawabannya, sebaiknya kamu pahami dulu apa yang dimaksud dengan konfigurasi BIOS tersebut.
Pengertian konfigurasi BIOS adalah firmware pada sistem komputer yang memiliki fungsi untuk proses inisialisasi perangkat keras (hardware) saat komputer dihidupkan (booting) dan memberikan layanan (runtime service) untuk menjalankan hardware pada sistem operasi atau perangkat lunak lain saat komputer hidup.
BIOS adalah singkatan dari "Basic Input Output System". Pertama kali diperkenalkan oleh Gary Kidal pada 1975 di sistem operasi C/PM (Control/Program Monitor).
Pengertian, Fungsi, dan Cara Menghilangkan Konfigurasi Bios
Seperti pada sistem operasi komputer lainnya, konfigurasi bios dapat dihilangkan dengan cara melakukan reset. Dengan begitu, data yang tersimpan bisa hilang atau terhapus secara otomatis.
Beberapa cara menghilangkan konfigurasi bios adalah:
Reset BIOS/setting to default dengan masuk ke BIOS terlebih dahulu
Melepaskan baterai BIOS/cmos lalu pasang kmbali
Jumper pada reset BIOS
Cara Setting Konfigurasi BIOS
Berikut cara setting konfigurasi BIOS pada komputer seperti dikutip dari buku Laptop Makeover, Alexius Satyo Widijanuarto, 2013.
Restart Komputer
Baca petunjuk dari pesan POST BIOS terkait tombol untuk akses "press key to enter BIOS Setup Utility", "press key to enter CMOS Setup Utility", atau pesan serupa
Tekan tombol secara terus menerus (biasanya F1, F2, F10, F12, atau DEL) hingga "BIOS Setup Utility" terbuka
Baca petunjuk tombol keyboard (bawah) untuk navigasi antar muka "BIOS Setup Utility" dan informasi menu (kanan)
Menu "Main" berisi informasi komputer terkait versi BIOS, konfigurasi tanggal, drive terpasang, informasi sistem
Menu "Advanced" berisi konfigurasi tingkat lanjut yang tersedia misalnya VGA Adapter, Sound Adapter, LAN, PATA, SATA, PS/2 Mouse, dan lain-lain
Menu "Security" berisi konfigurasi password keamanan, password disk, secure boot menu, dan lainnya
Menu "Boot" berisi konfigurasi urutan bootable device yang diprioritaskan
Menu "Exit" berisi perintah terkait keluar dari BIOS serta menyimpan konfigurasi yang di-setting (Save Changes and Exit), batalkan setting (Exit Without Saving), atau gunakan setting standar (Load Defaults Setting and Exit)
Selesai
Fungsi Konfigurasi BIOS
Konfigurasi BIOS diperkenalkan dengan berbagai fungsi, antara lain:
Menyediakan Antar Muka Setup Utility
Mengatur konfigurasi perangkat keras, termasuk konfigurasi tambahan, fitur, dan kecepatan
Mengatur tanggal dan waktu, BIOS menggunakan baterai CMOS untuk menyimpan data konfigurasi dan menghitung waktu.
Mengaktifkan atau nonaktifkan suatu perangkat keras
Mengatur proses booting termasuk urutannya
Memberikan fitur keamanan berupa password BIOS dan password disk
Menyediakan Fitur Monitoring
Reprogramming Firmware BIOS
Sekarang kalian sudah tahu kan bahwa konfigurasi bios dapat dihilangkan dengan cara melakukan reset. Selamat mencoba. (DNR)
