Pengertian, Fungsi dan Contoh Visualisasi Data

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada sebuah pertanyaan tentang jelaskan yang dimaksud dengan visualisasi data. Tidak banyak yang mengenal istilah tersebut padahal hasil dari visualisasi data sebagian besar mungkin telah dilihat bahkan digunakan oleh kebanyakan orang.
Contoh visualisasi data paling sering dilihat adalah bagan atau grafik yang terdapat pada sebuah konten informasi. Contoh lain visualisasi data yang lebih rumit adalah konten pada peta digital dan tentu orang-orang sering menggunakan peta digital, seperti Google Maps.
Jelaskan yang Dimaksud Dengan Visualisasi Data! Ini Jawabannya
Visualisasi data ialah sebuah teknik dalam menyajikan informasi atau data didalam bentuk grafik atau gambar yang dapat membantu untuk memahami pola, hubungan, serta tren yang mungkin sulit dilihat dengan sekadar melihat data mentah dalam bentuk tabel atau angka.
Mengutip buku Teknik Visualisasi Data, I Gede Iwan Sudipa, dkk. (2023), visualisasi data memungkinkan orang-orang untuk menggambarkan data secara lebih jelas serta menarik sehingga mudah untuk dipahami oleh audiens yang berbeda.
Teknik visualisasi data sangat berguna dalam melakukan analisis data serta dalam pengambilan keputusan karena dapat memudahkan pemahaman atas data yang kompleks serta memungkinkan orang-orang untuk menarik kesimpulan secara visual.
Berdasarkan uraian diatas, maka telah terjawab pertanyaan yang meminta untuk jelaskan yang dimaksud dengan visualisasi data.
Fungsi dan Contoh Visualisasi Data
Fungsi utama dari visualisasi data adalah untuk mengomunikasikan informasi yang terkandung dalam data secara visual agar lebih mudah dipahami. Beberapa fungsi khusus dari visualisasi data adalah sebagai berikut.
1. Memudahkan Pemahaman
Visualisasi data dapat membantu orang-orang untuk memahami data dengan lebih baik, mudah, dan cepat. Hal ini karena informasi disajikan dalam bentuk visual menarik yang mudah dipahami oleh banyak orang.
2. Mengidentifikasi Pola dan Tren
Visualisasi data dapat membantu menggambarkan pola dan tren yang tersembunyi dalam data, sehingga dapat membantu pengambilan keputusan terbaik.
3. Membuat Presentasi Data yang Lebih Menarik
Visualisasi data membantu membuat presentasi data menjadi lebih menarik minat audiens.
4. Memperlihatkan Perbandingan dan Relasi antara Data
Visualisasi data dapat membantu memperlihatkan perbandingan serta relasi antara data dengan jelas dan mudah dipahami.
5. Mengurangi Kesalahan
Visualisasi data dapat membantu mengurangi kesalahan dalam pemahaman data karena informasi yang disajikan lebih jelas serta mudah dipahami.
Dan dalam visualisasi data, beberapa contoh yang sering digunakan adalah sebagai berikut.
Grafik garis: Untuk menunjukan perubahan dalam data selama periode tertentu.
Diagram batang: Untuk menunjukkan perbandingan antara beberapa set data.
Diagram lingkaran: Untuk menunjukkan proporsi dari beberapa set data.
Scatter plot: Sebuah grafik yang menunjukkan hubungan antara dua variabel.
Heatmap: Sebuah grafik yang menunjukkan intensitas data menggunakan warna.
Diagram sankey: Untuk menunjukkan aliran data atau energi antara beberapa variabel.
Peta: Untuk menunjukkan distribusi geografis data.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud dengan Visualisasi Data? Ini Penjelasannya
Demikian uraian jawaban untuk pertanyaan yang meminta jelaskan yang dimaksud dengan visualisasi data. Semoga informasi tentang visualisasi data ini dapat bermanfaat. (ARD)
