Pengertian Geguritan dalam Bahasa Jawa dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Secara sederhana, pengertian geguritan dalam bahasa Jawa adalah puisi. Dengan kata lain merupakan sebuah karya sastra atau karya tulis yang mengutamakan keindahan bahasa dalam penggunaannya.
Tidak ada perbedaan yang mencolok antara puisi dalam bahasa Indonesia dan pengertian geguritan dalam bahasa Jawa, hal ini dikarenakan yang membedakan keduanya secara mendasar hanyalah bahasa yang digunakan.
Pengertian Geguritan dalam Bahasa Jawa
Pengertian geguritan adalah puisi, yang jika diartikan dalam bahasa Indonesia adalah sebuah karya sastra jawa yang menggunakan kalimat yang indah dan bagus serta mempunyai sebuah makna. Geguritan ini dapat menggunakan bahasa yang memiliki irama, mitra, rima, baik dalam menyusun kalimatnya.
Geguritan yaiku salah satunggaling karya sastra Jawa kang kawujud saka roso ing jero ati kang diungkapne kale penyair ing nganggo bahasa ingkang nduweni irama, rima, mitra, bait lan penyusune ingkang nduweni arti utawi makna wonten ing lirik geguritan. Geguritan ing bahasa Indonesia kasebut namine puisi.
Dalam buku Geguritan Tradisional dalam Sastra Jawa, 2002, geguritan umumnya dapat digunakan sebagai wadah curahan isi hati atau perasaan sesorang dalam sebuah lirik dengan menggunakan Bahasa Jawa.
Aturan Penulisan Geguritan
Ada beberapa paugeran atau aturan khusus dalam membuat geguritan iki, antara lain:
Paugeran disebut juga dengan ciri khas, ciri khas ini dapat mempermudah dalam kita membuat geguritan. Berikut ini ciri-ciri geguritan yang perlu diperhatikan, yaitu :
Geguritan memiliki aturan seperti tembang macapat, yaitu guru lagu (huruf vokal seperti i,a,e,u-i,a,u-a,i,a), guru wilangan (jumlah suku kata tiap baris), dan guru gatra (jumlah bait)
Ada nama pengarang di dalam teks geguritan.
Kata-kata atau kalimat yang digunakan harus memiliki makna.
Geguritan dibuat harus menggunakan bahasa yang sopan dan mudah dipahami.
Contoh Geguritan
Perjuangan Ibu
Ibuku…
Panjenengan kang ngelahiraken kulo
Ngeramut Aku
Tekan cilik nganti saikiIbu…
Senadyan ta aku nakal
Jiwamu tetep sabar
Lan sayang marang aku
Ibu….
Sayangmu ora ono tandingane
Ora kenek dilalahno…
Tresna
Tresna kuwi sepele
Tresna kuwi ya kowe karo aku
Tresnamu kaya surya
Nanging ya kaya samudra
Tresnamu bisa nekakake mega
Nanging saiki tresnamu kaya dahana
Awit aku mbok tinggalna
Langit data peteng
Ora ana candra apa maneh kartika
Atiku kaya bawana sing lemahe nela-nela
Maruta, kandhakna yen aku isih tresna
Demikian penjelasan singkat mengenai pengertian geguritan dalam bahasa Jawa lengkap dengan aturan penulisan dan contohnya. (DNR)
