Pengertian, Gejala, dan Penyebab Varikokel pada Pria

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kesehatan merupakan salah satu hal yang sangat berharga bagi seseorang, ketika orang sudah sakit maka perlu biaya yang besar untuk mengobat penyakit tersebut. Oleh karena itu muncul pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati, sehingga sangat dianjurkan untuk menjaga pola hidup yang sehat. Pada artikel kali ini akan kita bahas salah satu penyakit yang biasa menyerang pria. Berikut adalah pengertian, gejala dan penyebab varikokel pada pria.
Baca juga: Gejala Penyakit Tonsilitis, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
Pengertian, Gejala, dan Penyebab Varikokel pada Pria
Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab dari Varikokel, mari kita lihat terlebih dahulu mengenai pengertian dari penyakit varikokel. Dikutip dari Buku Ajar Urologi karya Danarto, (2021) dijelaskan bahwa varikokel adalah dilatasi abnormal dari vena pada pleksus pampiniformis akibat gangguan aliran darah balik vena spermatika interna.
Kelainan ini terdapat pada 15 persen pria dewasa, 35 persen pada pasien yang dievaluasi karena infertilitas, dan 81 persen pada pria dengan infertilitas sekunder. Bila diklasifikasikan menurut hasil analisis semen, sebesar 11,7 persen pria infertil memiliki hasil yang normal pada analisis semen dan 25,4 persen pria dengan klinis varikokel menunjukkan hasil abnormalitas pada analisis semen.
Gejala Varikokel
Ada beberapa gejala dari penyakit varikokel, diantaranya adalah sebagai berikut:
Rasa sakit, rasa sakit ibarat pukulan benda tumpul yang dialami saat pengidap berdiri.
Massa di skrotum. Pembuluh darah di area skrotum tampak seperti cacing berukuran besar. Ini dapat dirasakan melalui sentuhan.
Ukuran testis berbeda. Testis yang terkena mungkin tampak lebih besar ketimbang testis lainnya.
Penyebab Varikokel
Ada beberapa penyebab terjadinya varikokel, dimana jika diamati pada sepanjang pembuluh vena terdapat katup satu arah yang membuka aliran darah menuju jantung dan langsung menutup saat aliran darah melambat. Varikokel terjadi saat katup vena di skrotum tidak dapat menutup dengan baik sehingga darah berkumpul di belakang katup yang rusak.
Belum diketahui apa yang menyebabkan kondisi tersebut. Namun, pada kasus jarang terjadi, varikokel terjadi ketika pembuluh darah vena di perut tersumbat. Darah yang terkumpul pada pembuluh tersebut dapat memberikan tekanan balik pada vena yang lebih kecil di skrotum sehingga varikokel terjadi.
Demikian adalah pembahasan mengenai pengertian, gejala dan penyebab dari varikokel yang sering diderita oleh pria. (WWN)
