Konten dari Pengguna

Pengertian Hipernim dan Perbedaannya dengan Hiponim dalam KBBI

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi hipernim adalah, sumber foto (Thought Catalog) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi hipernim adalah, sumber foto (Thought Catalog) by unsplash.com

Hipernim adalah suatu kata dalam KBBI yang memiliki ruang lingkup sangat luas dan maknanya bisa meliputi banyak kata. Istilah hipernim umumnya dipelajari dalam ilmu linguistik, sastra, dan ilmu tentang kebahasaan lainnya.

Posisi kata ini lebih umum dan universal, sehingga dapat meliputi beberapa sub kata yang lebih spesifik. Selain mengetahui pengertian hipernim, setiap pembaca juga harus bisa membedakan istilah tersebut dengan hiponim yang sekilas terlihat mirip, namun sebenarnya berbeda.

Pengertian Hipernim adalah

Ilustrasi hipernim adalah, sumber foto (Sigmund) by unsplash.com

Mengutip buku Peringkat 1 Seleksi PPG Guru bahasa Indonesia 2022/2023 oleh Tim PPG (2022), hipernim merupakan kata Bahasa Indonesia yang mewakili banyak kata lainnya. Kata hipernim bisa menjadi kata umum dari istilah-istilah lainnya.

Kata ini digunakan untuk menjelaskan bagian-bagian dari sesuatu, misalnya kelompok kendaraan, kelompok hewan, kelompok bunga, kelompok warna, dan lain sebagainya. Hipernim disebut juga sebagai kata umum atau superordinate dalam suatu kajian semantik.

Jika menulis suatu kata yang bersifat hipernim, maka tidak perlu menulis kata hiponim di depannya. Contohnya, menulis mujaer tanpa kata “ikan”, mawar tanpa kata “bunga”, atau hijau tanpa kata “warna”.

Hal ini juga dapat dipahami melalui kalimat saya menggunakan baju merah. Bisa dipahami bahwa subjek memakai baju berwarna merah meskipun tanpa dibubuhi kata “warna”.

Perbedaan Hipernim dan Hiponim dalam KBBI

Ilustrasi pengertian hipernim. Sumber foto : https://www.pexels.com/@alinevianafoto/

Hiponim merupakan hubungan semantik antara makna spesifik dengan makna generik. Sebuah kelompok kata disebut berhiponim dengan suatu kata lainnya jika maknanya terwakili dalam kata tersebut. Hiponim merupakan frasa khusus yang memiliki makna khusus dalam suatu kelompok kata.

Hipernim berperan sebagai kata umum, sedangkan hiponim adalah kata yang memiliki ruang lingkup dan cakupan makna yang lebih sempit. Hiponim juga termasuk kata-kata yang terwakili artinya oleh kata hipernim. Secara umum, kata-kata hipernim berbentuk kategori, sedangkan hiponim merupakan anggota dari kategori tersebut.

Contohnya, hipernim dari kerbau, ikan, sapi, dan burung adalah hewan. Sedangkan hipernim dari kamboja, mawar, melati, dan kenanga adalah bunga. Beberapa hiponim yang mempunyai hipernim yang sama dinamakan dengan kohiponim.

Baca juga: (Pengertian dan Antonim Loyalitas dalam Bahasa Indonesia)

Hipernim adalah kata yang penting dipahami dalam dunia tulis menulis, begitu juga dengan hiponim. Jika ingin mempelajari kedua istilah tersebut secara lebih lanjut, maka bisa ditemukan dalam kajian semantik Bahasa Indonesia. (DLA)