Konten dari Pengguna

Pengertian Ibadah Ghoiru Mahdoh dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Ibadah ghoiru mahdoh adalah, sumber: unsplash/MufidMajnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Ibadah ghoiru mahdoh adalah, sumber: unsplash/MufidMajnun

Ibadah ghoiru mahdoh adalah ibadah yang mendatangkan kebaikan dalam hidup. Dalam Islam, ibadah ghairu mahdoh diartikan sebagai segala perbuatan yang mendatangkan hal-hal baik untuk diri sendiri, orang lain, dan dilakukan dengan ikhlas karena Allah Swt.

Ibadah ghoiru mahdoh sering dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, terkadang beberapa orang tidak sadar bahwa telah melakukan ibadah tersebut. Oleh karena itu, penting sekali mengetahui pengertian dan contoh ibadah ghoiru mahdoh.

Pengertian Ibadah Ghoiru Mahdoh

Ilustrasi Ibadah ghoiru mahdoh adalah, sumber: unsplash/Ashkan

Mengutip buku Teori Studi Keislaman oleh Miswar Saputra, dkk (2022), ibadah ghoiru mahdoh adalah ibadah yang sifatnya umum. Jika dikerjakan oleh umat Islam, maka akan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa.

Perbuatan atau perkataan yang dilakukan bukanlah suatu ibadah, melainkan bisa berubah status menjadi ibadah karena menimbang niat pelakunya.

Ibadah ini dilakukan dengan tujuan memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat duniawi dan bukan semata untuk meraih pahala. Aktivitas yang dilakukan mudah dijangkau oleh akal manusia karena umum dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Ibadah Ghoiru Mahdoh

Ilustrasi Ibadah ghoiru mahdoh adalah, sumber: unsplash/MufidMajnun

Ada beberapa contoh ibadah ghoiru mahdoh yang erat kaitannya dengan rutinitas harian. Beberapa contoh ibadah tersebut yakni sebagai berikut:

1. Menikah dengan Niat Menjaga Diri dari Zina

Orang yang menikah dengan niat untuk menghindari perbuatan zina termasuk contoh ibadah ghairu mahdoh. Walaupun pernikahan merupakan bagian dari ibadah, namun niat di balik pernikahan tersebut untuk menjauhkan diri dari perbuatan zina.

2. Bekerja agar Bisa Memberikan Nafkah untuk Keluarga

Kepala rumah tangga yang bekerja untuk memberikan nafkah kepada istri dan anaknya merupakan contoh ibadah ghairu mahdoh. Hal ini sekaligus dilakukan untuk memenuhi perintah Allah Swt. agar keluarga tidak terlantar.

3. Tidur di Awal Malam untuk Ibadah di Akhir Malam

Tidur di awal malam dengan niat untuk melakukan ibadah di sepertiga malam juga termasuk ibadah ghairu mahdoh. Meskipun ibadah di sepertiga malam juga merupakan suatu amalan terpuji, namun niat untuk tidur di awal malam juga akan dicatat pahalanya sebagai ibadah.

Baca juga: Ibadah Mahdhah: Pengertian, Jenis-Jenis, dan Perbedaannya dengan Ghairu Madhah

Secara umum, ibadah ghoiru mahdoh dapat mendatangkan kebaikan untuk umat muslim. Dengan niat yang ikhlas dan tulus, perbuatan yang terlihat biasa saja dapat dinilai sebagai ibadah. (DLA)