Konten dari Pengguna

Pengertian Iman secara Bahasa dan Istilah menurut Pandangan Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Iman secara Bahasa dan Istilah. Foto: dok. Unsplash/Sohaib Al Kharsa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Iman secara Bahasa dan Istilah. Foto: dok. Unsplash/Sohaib Al Kharsa

Jelaskan pengertian iman secara bahasa dan istilah! Keimanan merupakan hal penting yang perlu dimiliki setiap umat muslim. Seorang muslim yang beriman tentu akan menjalankan perintah Allah dan Rasul serta menjauhi larangan-larangan yang berlaku.

Adanya keimanan dalam diri seorang muslim ini merupakan perkara yang hanya dirinya dan Allah yang mengetahuinya. Oleh sebab itu, penting bagi umat Islam mengetahui apa arti dari iman itu sendiri.

Penjelasan Pengertian Iman secara Bahasa dan Istilah menurut Pandangan Islam

Ilustrasi Pengertian Iman secara Bahasa dan Istilah. Foto: dok. Unsplash/Rachid Oucharia

Mengutip buku berjudul 15 Jalan Rahasia Agar Dicintai Allah, Achmad Rozi El Eroy (2022), secara umum, iman adalah membenarkan dan mengetahui adanya Allah dan sifat-sifat-Nya disertai melaksanakan segala yang diwajibkan dan disunahkan.

Selain itu, seorang yang iman juga selalu menjauhi segala larangan dan perbuatan maksiat. Pengertian iman juga dapat dimaknai sebagai suatu keadaan menyeluruh untuk melaksanakan ketaatan serta menjauhi segala larangan dan yang diharamkan.

Iman memiliki pengertian secara bahasa dan istilah. Jelaskan pengertian iman secara bahasa dan istilah! Hal ini dibahas dalam Penguatan Profil Pelajar Pancasila Melalui Disiplin Positif (DISPOS): Menghilangkan Sanksi Menjadi Kesepakatan, Ayu Andriani,S.Pd.,M.Si. (2022: 71).

Dikutip dari buku tersebut, pengertian iman secara bahasa berarti pembenaran atau al tasdhiq, yaitu membenarkan dalam hati dengan mengandung ilmu bagi orang yang membenarkannya.

Sedangkan pengertian iman secara istilah syari adalah keyakinan dalam hati, perkataan di lisan, amalan dengan anggota badan, bertambah dengan melakukan ketaatan dan berkurang dengan maksiat.

Para ulama salaf memasukkan amalan ke dalam salah satu unsur keimanan. Hal ini membuat keimanan dianggap dapat bertambah dan berkurang, seperti amalan yang juga dapat bertambah dan berkurang.

Definisi iman tersebut merupakan pengertian iman menurut Imam Malik, Imam Syafi’i, Imam Ahmad, Al Auza’i, Ishaq bin Rahawaih, Madzhab Zhahiriyah dan beberapa ulama lainnya.

Pengertian iman yang dapat bertambah dan berkurang juga dibahas dalam sebuah ayat Alquran berikut ini.

لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَعَ إِيمَانِهِمْ

Artinya “Supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada).” (QS. Al-Fath: 4)

Baca juga: Pengertian dan Dalil Rukun Iman Percaya Kepada Kitab Allah

Dengan pembahasan tentang jelaskan pengertian iman secara bahasa dan istilah yang disajikan beserta dalilnya ini, umat muslim dapat mengupayakan untuk menambah amalan baik dan memperbaiki akhlak untuk mencapai tingkat keimanan tertinggi. (DAP)