Konten dari Pengguna

Pengertian Intonasi, Jenis-Jenis, dan Fungsinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi intonasi adalah. Sumber: Unsplash/Annie Spratt
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi intonasi adalah. Sumber: Unsplash/Annie Spratt

Pengertian intonasi adalah tinggi rendah nada pada kalimat. Ketika sedang berbicara, nada yang digunakan akan naik dan turun, tergantung dengan apa yang dibicarakan. Intonasi sangat penting untuk dipahami karena bisa menentukan makna dari kalimat.

Dalam bahasa tulis, ada tanda baca yang bisa mempertegas maksud dari kalimat. Berbeda dengan bahasa lisan yang tidak bisa menggunakan tanda baca, bahasa lisan menggunakan intonasi.

Pengertian Intonasi dan Fungsinya

Ilustrasi intonasi adalah. Sumber: Unsplash/Christina Wocintechchat.com

Apa yang dimaksud dengan intonasi? Mengutip dari Intisari Bahasa Indonesia untuk SMA, Nababan (2008:87), intonasi adalah naik turunnya lagu kalimat. Intonasi memiliki sejumlah fungsi penting dalam berbicara. Berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Membentuk Makna

Intonasi berfungsi untuk menentukan makna suatu kalimat. Perhatikan contoh berikut.

Contoh

  • Pergi (memberi berita/kabar)

  • Pergi? (bertanya)

  • Pergi! (perintah)

Intonasi yang digunakan pada kalimat berita adalah datar. Pada kalimat tanya digunakan intonasi menurun. Sedangkan pada kalimat perintah, intonasinya naik.

2. Memunculkan Kesan Tertentu

Intonasi juga bisa digunakan untuk memunculkan kesan tertentu. Misalnya saja sedih, gembira, marah, dan lainnya.

3. Menarik Perhatian

Intonasi tertentu bisa menarik perhatian dari penerima pesan, lawan bicara, atau pendengar. Dengan menggunakan nada yang bervariasi, orang lain akan lebih memperhatikan apa yang sedang dibicarakan.

Jenis-Jenis Intonasi

Ilustrasi intonasi adalah. Sumber: Unsplash/Sebastian Herrmann

Dalam berbicara, intonasi yang digunakan pasti akan berubah-ubah sesuai dengan apa yang dibicarakan. Intonasi ini dibagi menjadi tiga jenis, yaitu intonasi dinamik, intonasi nada, dan intonasi tempo. Berikut penjelasannya.

1. Intonasi Dinamik

Intonasi dinamik merupakan tekanan keras dalam suku kata. Fungsi dari intonasi jenis ini adalah untuk membedakan arti dari suku kata tersebut. Apabila tekanan keras ini dipindah, hasilnya bisa sangat memengaruhi perubahan maknanya.

2. Intonasi Nada

Intonasi nada merupakan suatu tekanan pada tinggi rendahnya suara. Suara tinggi menandakan marah, keriangan, dan takjub. Adapun suara rendah menandakan perasaan ragu, putus asa , pasrah, sedah, dan lainnya.

3. Intonasi Tempo

Intonasi tempo merupakan kecepatan dalam mengucapkan suku kata atau kata. Intonasi ini kerap digunakan untuk mempertegas apa yang dimaksud. Agar mahir, latihan dengan membaca naskah dengan tempo berbeda-beda bisa membantu.

Baca juga: Pengertian Intonasi beserta Tekniknya dalam Seni Musik

Kesimpulannya, intonasi adalah tinggi rendah nada pada kalimat. Penjelasan tentang fungsi dan jenis-jenis intonasi tersebut bisa dicermati agar semakin mahir menggunakan intonasi dengan tepat. (KRIS)