Konten dari Pengguna

Pengertian, Jenis, dan Rumus Anuitas serta Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi rumus anuitas. Sumber: thisisengineering/unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi rumus anuitas. Sumber: thisisengineering/unsplash

Dalam sistem pembayaran berkala, ada beberapa jenis bunga yang digunakan, salah satunya adalah bunga anuitas. Untuk itu perlu diketahui pengertian, jenis, rumus anuitas serta contohnya.

Bunga pinjaman seperti bunga anuitas adalah biaya tambahan yang harus dibayarkan oleh peminjam kepada pemberi pinjaman. Bunga pinjaman juga dikenal dengan istilah suku bunga kredit.

Inilah Pengertian, Jenis, dan Rumus Anuitas serta Contohnya

Ilustrasi rumus anuitas. Sumber: roman mager/unsplash

Mengutip buku Matematika SMK 2 Kelompok Bisnis dan Manajemen untuk Kelas 2, Syamsuddin (2005) pengetian anuitas adalah pembayaran bunga dan angsuran dalam jumlah tetap setiap bulan atau setiap tahun.

Walaupun pembayaran bunga dan angsuran, anuitas tidak hanya berkaitan dengan pembayaran kredit atau utang. Saat melakukan pembayaran untuk premi asuransi, anuitas ini juga akan digunakan.

Dilihat dari jangka waktu pembayarannya, anuitas dapat dibagi menjadi empat jenis, antara lain anuitas biasa, anuitas jatuh tempo atau due annuity, anuitas ditangguhkan atau deferred annuity, dan anuitas langsung.

Untuk rumus anuitas dalam menghitung suku bunga adalah sebagai berikut:

Anuitas = SP X i x (30/360)

Keterangan:

  • SP = Saldo pokok pinjaman bulan sebelumnya

  • i = Suku bunga per tahun

  • 30 = Jumlah hari dalam sebulan

  • 360 = Jumlah hari dalam setahun

Namun, rumus perhitungan anuitas ini dikembangkan lagi untuk mendapatkan nilai yang sesuai berdasarkan rumus anuitas menjadi:

P x i x [(1+i)xt) / (1+i)t-1)]

Keterangan:

  • P adalah pokok pinjaman

  • i adalah suku bunga

  • t adalah periode kredit

Agar semakin jelas mengenai rumus anuitas, perhatikan contoh berikut ini:

Seseorang memiliki plafon pinjaman KPR sebesar Rp 120 juta (P) dengan tenor 10 tahun alias 120 bulan (t) dan suku bunga 11 persen per tahun (i).

Maka total angsuran per bulan yang harus dibayar adalah Rp 120.000.000 x (11 persen/12) : (1-((1+(1/12)) ^ (-120 )) = Rp 1.653.000.

Besar angsuran bunga setiap bulan:

  • Angsuran bungabulan 1: Rp 120.000.000 x 11 persen : 12 = Rp 1.100.000

  • Angsuran bunga bulan 2: Rp 119.446.999 x 11 persen : 12 = Rp 1.094.930

  • Angsuran bunga bulan 3: Rp 118.888.930 x 11 persen : 12 = Rp 1.089.815

Besar angsuran pokok tiap bulan:

  • Angsuran pokok bulan 1: Rp 1.653.000 - Rp 1.100.000 = Rp 553.000

  • Angsuran pokok bulan 2: Rp 1.653.000 - Rp 1.094.930 = Rp 558.069

  • Angsuran pokok bulan 3: Rp 1.653.000 - Rp 1.089.815 = Rp 563.184

Perhitungan tersebut berlanjut setiap bulan hingga masa tenor pembayaran KPR habis, yakni dalam 10 tahun di setiap bulannya.

Baca Juga: Mengetahui Gaya Gesek Lengkap dengan Jenis dan Rumus

Demikian uraian singkat mengenai pengertian, jenis, dan rumus anuitas serta contohnya. Semoga informasi ini dapat membantu memahami apa itu anuitas. (ARD)