Konten dari Pengguna

Pengertian Jurnal dan Fungsinya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengertian Jurnal   Sumber Unsplash/Jan Kahánek
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengertian Jurnal Sumber Unsplash/Jan Kahánek

Pengertian jurnal dalam Bahasa Indonesia berkaitan dengan karya ilmiah dalam akademik. Hal ini tentu berbeda dengan istilah jurnal di bidang akuntansi.

Jurnal disebut juga catatan harian atau buku harian. Proses pencatatan informasi ke dalam jurnal disebut penjurnalan (journalizing).

Pengertian Jurnal yang Perlu Dipahami

Ilustrasi Pengertian Jurnal Sumber Unsplash/Jess Bailey

Kata jurnal berasal dari bahasa Perancis Kuno "journal" yang artinya "harian". Dikutip dari buku Penulisan Ilmiah Implementasi pada Ilmu Akuntansi, Arie Pratama (2022:116), pengertian jurnal adalah sebagai berikut.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, jurnal adalah "majalah yang khusus memuat artikel dalam bidang ilmu tertentu". Pengertian jurnal adalah bentuk terbitan yang memuat karya-karya ilmiah pada bidang ilmu tertentu.

Tujuan jurnal untuk mendiseminasikan ide, gagasan, dan hasil riset untuk dapat diterapkan di bidang kehidupan masyarakat.

Publikasi di jurnal lebih berdampak, karena melalui publikasi jurnal, dapat tercermin tingkat keilmiahan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bentuk-bentuk publikasi lainnya.

Fungsi Jurnal dalam Akademik

Ilustrasi Pengertian Jurnal Sumber Unsplash/Evie S.

Berdasarkan buku Teknik Menelusuri dan Memahami Artikel Ilmiah di Jurnal Nasional, Hari Sulistiyo (2020:53), jurnal memiliki fungsi sebagai berikut.

  1. Fungsi registration, yakni fungsi mempublikasikan kepemilikan ide, dan membangun penulis untuk berpikir kreatif.

  2. Fungsi dissemination atau fungsi akses, yakni jurnal memiliki fungsi untuk menyampaikan informasi antara peneliti dengan pencari informasi, mengenai topik yang dibahas dalam jurnal.

  3. Fungsi certification, yakni fungsi untuk menentukan kualitas jurnal yang muncul berikutnya, dalam rangka perbaikan dan penyempurnaan.

  4. Fungsi archival record adalah fungsi untuk mencatat dan menyimpan informasi, dalam upaya menjaga atau sebagai arsip ilmu pengetahuan.

Syarat Penulisan Jurnal dan Kaidahnya

Ilustrasi Pengertian Jurnal Sumber Unsplash/Daria Shevtsova

Berikut beberapa syarat dalam menuliskan jurnal.

  1. Terbit secara berkala dengan orientasi pada masyarakat dan konsep pemikiran baru.

  2. Sudah melewati proses seleksi.

  3. Naskah menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Inggris.

  4. Ditulis berdasarkan sistematika yang berlaku.

  5. Memenuhi kaidah penulisan jurnal ilmiah.

Adapun kaidah penulisan jurnal yang berlaku di dunia akademik adalah sebagai berikut.

  1. Mengandung data yang bisa memajukan IPTEK.

  2. Memiliki sumber data yang valid

  3. Berisi pernyataan yang logis, serta sejalan dengan pemikiran kebenaran ilmu.

  4. Data yang disajikan harus sesuai fakta, dan menggunakan sudut pandang obyektif.

  5. Jurnal ditulis dengan sistematis.

  6. Kesistematisan ini berupa urutan pola pikir yang teratur, konsisten, dan berkelanjutan.

  7. Data yang dimuat sudah teruji dan andal. Kebenarannya mendapat predikat sahih dan membuka peluang untuk diuji ulang.

  8. Memiliki rancangan.

  9. Bersifat akumulatif.

Baca juga: Alasan Mengapa Jurnal Memiliki Fungsi Historis

Pengertian jurnal adalah tulisan ilmiah untuk kepentingan akademik. Jurnal merupakan sebuah tulisan khusus yang membahas suatu hal spesifik. (DK)