Konten dari Pengguna

Pengertian Jurnal Penyesuaian Lengkap dengan Fungsinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jurnal penyesuaian diperlukan. Sumber: pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Jurnal penyesuaian diperlukan. Sumber: pexels.com

Dalam akuntansi, terdapat jenis-jenis jurnal yang perlu dipahami dengan baik. Salah satunya adalah jurnal penyesuaian. Adapun jurnal penyesuaian diperlukan ketika ingin melengkapi laporan keuangan yang memerlukan perubahan dan pemutakhiran.

Oleh karena itulah, bisa dikatakan bahwa jurnal penyesuaian dalam penyusunan buku besar akuntansi menjadi bagian yang penting. Apalagi jurnal yang satu ini juga memiliki beragam fungsi yang dapat membantu para akuntan menyusun buku besar.

Pengertian Jurnal Penyesuaian dan Fungsinya

Jurnal penyesuaian diperlukan. Sumber: pexels.com

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa jurnal penyesuaian diperlukan ketika ingin melengkapi laporan keuangan yang memerlukan perubahan dan pemutakhiran.

Mengutip dari buku Pengantar Akuntansi Case Based Learning, Arum Prastiwi, Tubah Drijah Herawati, dan Nurlita Novianti (2021:82), jurnal penyesuaian merupakan jurnal yang dibuat saat ada perubahan saldo pada suatu akun dan harus disesuaikan ke dalam buku besar perusahaan pada akhir siklus akuntansi.

Tujuannya adalah untuk mencatat pendapatan atau beban yang tidak diakui pada periode tersebut. Jurnal yang satu ini dibuat dalam proses pencatatan perubahan saldo ke dalam akun sehingga saldo tersebut dapat mencerminkan jumlah yang sebenarnya.

Adapun berbagai fungsi jurnal penyesuaian yang perlu diketahui adalah sebagai berikut.

  • Menentukan akun nominal agar dapat mengetahui kondisi yang sebenarnya dari akun tersebut selama periode akuntansi tertentu.

  • Menentukan saldo catatan yang dimasukkan ke dalam akun buku besar di akhir periode sehingga nantinya estimasi saldo kewajiban maupun harta akan memperlihatkan jumlah yang sebenarnya.

  • Untuk mengetahui situasi sebenarnya dari akun riil di akhir periode yang dimaksud.

  • Untuk menyesuaikan pencatatan data akun perlengkapan yang memiliki masa habis pakai.

  • Menghitung penyusutan nilai dari akun aktiva tetap yang terjadi selama periode berjalan.

  • Melakukan pencatatan atas akun beban yang telah jatuh tempo atau saat dia digolongkan sebagai beban piutang yang harus dibayar di muka.

  • Perusahaan bisa menyesuaikan pembayaran utang beban saat perusahaan sudah menggunakan jasa, tetapi belum membayar jasa tersebut.

  • Mengetahui nilai akun yang ada di buku besar agar pelaporan keuangan bisa menjadi lebih mudah.

Baca Juga: Contoh Jurnal Transaksi, Jenis, dan Komponen Penyusunnya

Itu dia penjelasan mengenai pengertian jurnal penyesuaian beserta fungsinya dalam buku besar akuntansi yang menarik untuk dipelajari. (Anne)