Konten dari Pengguna

Pengertian Kalimat Bahasa Jawa Matur Sembah Nuwun

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi matur sembah nuwun, sumber gambar: https://www.unsplash.com/
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi matur sembah nuwun, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Bagi masyarakat yang berasal dari suku Jawa, tentu sudah tidak asing lagi dengan kalimat matur sembah nuwun. Kalimat tersebut sering diungkapkan untuk menyatakan rasa terima kasih kepada seseorang yang telah memberikan sesuatu atau menolong dengan perbuatan tertentu.

Seperti yang kita tahu, mengucapkan rasa terima kasih sangat penting untuk dilakukan kepada orang yang telah berjasa dalam hidup kita. Meskipun terlihat sederhana, namun mengucapkan terima kasih adalah suatu perbuatan terpuji yang dapat memberikan dampak yang besar bagi orang yang melakukannya.

Matur Sembah Nuwun dalam Berbagai Bahasa Daerah

Ilustrasi matur sembah nuwun, sumber gambar: https://www.unsplash.com/

Mengutip buku Efek Terima Kasih oleh John Kralik (2014), ucapan terima kasih merupakan suatu tindakan bersyukur dengan cara yang sederhana. Kalimat ini mudah diucapkan dan mampu memberikan dampak yang dalam kepada penerima pesan.

Setiap daerah pasti mempunyai ungkapan terima kasih sesuai dengan bahasa daerahnya masing-masing. Contoh ucapan terima kasih dalam bahasa daerah lain yaitu sebagai berikut:

• Bahasa Riau: Teghimakaseh

• Bahasa Minang: Terimo kasih

• Bahasa Sunda: Hatur Nuhun

• Bahasa Nias: Sauweghele

• Bahasa Kutai: Makaseh

• Bahasa Bali: Matur Sukma

• Baasa Migani: Amanai

• Bahasa Papua: Kasumasa

• Bahasa Maumere: Epanggawang

• Bahasa Makassar: Kurussumanga

Pengertian Kalimat Matur Sembah Nuwun

Pengertian kalimat matur sembah nuwun adalah “terima kasih”. Kalimat ini adalah kalimat yang banyak diungkapkan oleh masyarakat suku jawa dalam kehidupan sehari-hari. Barangkali, yang sering diungkapkan adalah matur suwun.

Pada dasarnya, matur suwun dan matur sembah nuwun memiliki makna yang sama. Sebab, kedua kalimat tersebut sama-sama dicapkan saat berterima kasih kepada seseorang. Hanya saja, matur suwun lebih dipakai dalam kehidupan yang tidak formal.

Contohnya seperti berbicara kepada teman sebaya atau orang yang umurnya lebih muda. Adapun matur sembah nuwun merupakan kalimat Bahasa Jawa yang sifatnya lebih formal dan halus. Umumya, kalimat ini diucapkan kepada orang dewasa atau orang yang lebih tua dibanding kita.

Matur sembah nuwun juga sifatnya lebih sopan dan ramah, sehingga lebih pantas diucapkan untuk orang yang kita hormati dan hargai dalam kehidupan sehari-hari.

Itulah pengertian dari kalimat matur sembah nuwun yang banyak diucapkan oleh Suku Jawa dalam kehidupan sehari-hari. Waktu yang tepat untuk mengungkapkan kalimat ini adalah saat kita merasa terbantu oleh usaha orang lain.

(DLA)