Pengertian Karangan Eksposisi dan Contohnya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada sebuah pertanyaan yang mungkin muncul saat mempelajari mata pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu jelaskan pengertian karangan eksposisi. Jadi, sebenarnya apa itu karangan eksposisi?
Setiap menulis tentu mempunyai tujuan. Tujuan yang dimaksudkan tentu akan mempengaruhi bentuk tulisan, termasuk bentuk tulisan yang bernama karangan eksposisi.
Jelaskan Pengertian Karangan Eksposisi!
Secara garis besar, tujuan menulis meliputi narasi, deskripsi, eksposisi, dan argumentasi. Semua memiliki ciri yang berbeda.
Dengan mengikuti ciri tersebut, penulis dapat menunjukkan tulisannya berbentuk narasi, deskripsi, eksposisi, atau argumentasi.
Jika hendak menulis pengalaman masa lalu, bentuk yang tepat adalah narasi. Jika hendak melukiskan panorama atau situasi tertentu, deskripsi lebih tepat.
Untuk eksposisi, penulis akan menggunakannya untuk menjelaskan suatu hal dengan fakta. Apabila hendak meyakinkan pembaca, argumentasi menjadi pilihannya.
Fokus kepada eksposisi, eksposisi atau pemaparan merupakan bentuk tulisan untuk menerangkan atau menguraikan satu pokok pikiran yang dapat memperluas pandangan atau pengetahuan pembaca. Tujuan utama eksposisi adalah memperluas pandangan dan pengetahuan.
Menjawab pertanyaan untuk jelaskan pengertian karangan eksposisi, dengan mengutip buku Bahasa Indonesia untuk SMK dan MAK Kelas XI, Yustinah dan Ahmad Ishak (2008), karangan eksposisi merupakan uraian-uraian ilmiah populer dan uraian ilmiah lainnya.
Dalam eksposisi, penulis hanya menjelaskan atau menerangkan suatu pokok persoalan. Bahasa yang digunakan ialah bahasa berita.
Contoh Karangan Eksposisi
Berikut adalah contoh karangan eksposisi yang bisa disimak.
Menjaga Kesehatan Mata di Depan Komputer
Mata kelelahan (astenopia) banyak diderita oleh orang yang menggunakan komputer dalam waktu lama. Keluhan yang kerap dialami, antara lain mata tak nyaman, iritasi, panas, mengantuk, cepat lelah, serta berair. Gejala tersebut diikuti oleh sakit kepala, pegal di sekitar bahu, punggung, dan pinggang, bahkan vertigo.
Untuk menghindari efek negatif tersebut perlu diperhatikan beberapa hal, antara lain:
Hindari pantulan. Pindahkan letak layar monitor jika terdapat pantulan. Entah itu sinar matahari atau lampu. Idealnya di belakang kursi terdapat dinding sehingga tidak ada pantulan. Jika tidak memungkinkan, tutup tirai jendela saat matahari terik atau geser layar monitor.
Posisi layar monitor komputer seharusnya berada di bawah level mata.
Atur pencahayaan. Sebaiknya, cahaya berasal dari atas dan tidak menimbulkan bayangan. Cahaya yang berasal dari belakang monitor akan membuat mata cepat lelah karena mata harus fokus pada dua sumber cahaya sekaligus.
Bersihkan layar monitor. Secara berkala bersihkan layar monitor untuk mengurangi muatan elektronik.
Atur jarak fokus ke monitor, kurang lebih 30 cm.
Aturlah objek atau bahan yang diketik di samping layar monitor. Hal ini untuk mengurangi gerakan mata dan kepala.
Istirahat tiap dua jam. Setiap bekerja di depan komputer selama satu sampai dua setengah jam, mata perlu istirahat 10-20 menit.
Baca Juga: Alasan Mengapa Teks Eksposisi Menjabarkan Sebuah Fakta
Demikian uraian jawaban untuk pertanyaan yang meminta jelaskan pengertian karangan eksposisi. Semoga informasi ini membantu untuk mengidentifikasi tipe sebuah karangan dalam Bahasa Indonesia. (ARD)
