Konten dari Pengguna

Pengertian Kata Keterangan Adverbia serta Jenis dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Adverbia merupakan kata keterangan yang menjelaskan kata lain yang bukan nomina dalam bahasa Indonesia. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Adverbia merupakan kata keterangan yang menjelaskan kata lain yang bukan nomina dalam bahasa Indonesia. Sumber: unsplash.com

Dalam bahasa Indonesia, terdapat berbagai jenis kata yang menarik untuk dipelajari. Dengan mengetahui berbagai jenis kata tersebut, maka akan lebih mudah bagi Anda dalam menyusun sebuah kalimat sesuai dengan kaidah kebahasaan yang benar. Salah satu kata yang penting untuk diketahui adalah kata adverbia. Adapun kata adverbia merupakan kata keterangan yang menjelaskan tentang keterangan pada kata lain yang bukan nomina.

Pengertian Kata Keterangan dan Jenisnya

Kata keterangan adverbia. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari buku Berpikir Cerdas dengan Bahasa Indonesia karya Rahma Barokah (2021:176), adverbia merupakan jenis kata pemberi keterangan pada kata verba, adjektiva, nomina predikatif, ataupun kalimat tertentu. Sebagai kata keterangan, adverbia membutuhkan kata lainnya agar bisa menjadi sebuah kalimat yang utuh.

Setidaknya ada dua jenis kata adverbia yang perlu Anda ketahui. Berikut adalah penjelasan selengkapnya.

1. Adverbia Bentuk Tunggal

Pengertian adverbia bentuk tunggal adalah bentuk adverbia yang meliputi kata dasar, kata ulang, dan juga kata berafiks. Jadi, jenis adverbia yang satu ini hanya memiliki satu kata saja.

Contoh:

  • Dia orang yang sangat rajin. (Kata sangat merupakan adverbia bentuk tunggal)

  • Shinta hanya membaca satu buku saja. (Kata hanya merupakan adverbia bentuk tunggal)

  • Menurutku, dia terlihat agak linglung hari ini. (Kata agak merupakan adverbia bentuk tunggal)

  • Bima mengatakan kalau hari ini dia akan pergi sendiri. (Kata akan merupakan adverbia bentuk tunggal)

  • Hari ini Bela tampak lebih ceria dibanding biasanya. (Kata lebih merupakan adverbia bentuk tunggal)

2. Adverbia Bentuk Gabungan

Adverbia bentuk gabungan merupakan jenis kata dasar yang bisa saling berdampingan. Namun, ada juga yang justru tidak bisa berdampingan. Jenis adverbia ini dikatakan berdampingan apabila kata tersebut tidak memiliki perantara. Sedangkan disebut tidak berdampingan jika kata adverbia dipisahkan oleh unsur lain.

Contoh:

  • Dalam 24 jam terakhir, aku hampir selalu bertemu dengannya. (Kata hampir selalu merupakan adverbia bentuk gabungan berdampingan)

  • Mau tidak mau, aku harus menemui Indah besok pagi. (Kata mau tidak mau merupakan adverbia bentuk gabungan berdampingan)

  • Rafael tidak kapok juga ketahuan mencontek berkali-kali. (Kata tidak dan juga merupakan adverbia bentuk gabungan tidak berdampingan)

Jadi, sudah paham tentang kata keterangan adverbia dalam bahasa Indonesia, kan? (Anne)