Pengertian Kegiatan Usaha Perusahaan Dagang dan Karakteristiknya

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam dunia usaha, dikenal juga perusahaan dagang. Kegiatan usaha perusahaan dagang adalah membeli barang dan menjualnya kembali.
Pencatatan transaksi perusahaan dagang pada prinsipnya sama dengan pencatatan transaksi pada perusahaan jasa. Akan tetapi, ada beberapa transaksi berbeda disebabkan perbedaan karakteristik perusahaan dagang.
Kegiatan Usaha Perusahaan Dagang adalah Membeli Barang dan Menjualnya Kembali, Simak Ulasannya!
Perusahaan dagang adalah salah satu jenis usaha pelaku ekonomi. Dikutip dari Buku Siswa Ekonomi untuk Siswa SMA/MA Kelas XII Kurikulum 2013, Basuki Darsono (2020:103), kegiatan usaha perusahaan dagang adalah perusahaan yang kegiatannya membeli barang dan menjualnya kembali tanpa melakukan perubahan bentuk, dengan tujuan memperoleh laba atau keuntungan.
Proses inti perusahaan dagang adalah sebagai berikut.
Pembelian, mencakup pembelian peralatan dan perlengkapan perusahaan, pembelian barang dagang, dan pembelian barang lainnya untuk kegiatan usaha.
Pengeluaran biaya, yaitu kegiatan perusahaan dalam mengeluarkan sejumlah biaya untuk membeli barang, membayar pajak, dan penunjang operasional perusahaan.
Penjualan, yaitu kegiatan perusahaan menjual barang dagangan untuk memperoleh pendapatan atau keuntungan.
Penerimaan keuntungan, yaitu penerimaan keuntungan hasil penjualan barang. Penerimaan keuntungan dari penjualan barang biasanya disertai dengan penerimaan yang diperoleh dari pelunasan dari pihak lain.
Karakteristik Perusahaan Dagang
Berdasarkan pengertian tersebut, maka perusahaan dagang memiliki karakteristik atau ciri-ciri sebagai berikut.
Kegiatannya adalah membeli, menjual barang, pembayaran, dan penerimaan uang.
Dalam kegiatan akuntansinya, nampak adanya akun persediaan barang dagangan, perhitungan harga pokok penjualan, dan laporan laba rugi.
Pembelian dan penjualan barang dilakukan dengan syarat-syarat yang disepakati sebelum transaksi oleh penjual dan pembeli yang bersangkutan.
Penghasilan pokoknya bersumber dari pemasaran barang dagangan.
Anggaran pokoknya bersumber dari harga pokok barang yang laku, serta anggaran usaha yang lain.
Berperan sebagai pelaku jembatan antara penghasil atau pembuat serta pemakai.
Barang yang dibeli dan barang yang dijual sama, atau tidak memiliki modifikasi.
Sasaran pokoknya ialah mencari keuntungan dengan menjual barang dengan tarif kian tinggi dibanding tarif belinya.
Baca juga: Contoh Laporan Laba Rugi Perusahaan Dagang dan Unsurnya
Kegiatan usaha perusahaan dagang adalah membeli barang dagangan untuk dijual kembali tanpa mengadakan perubahan bentuk. Salah satu karakteristiknya, yaitu terdapat akun inventori barang dagangan pada pencatatan akuntansinya. (DK)
