Pengertian Ketampakan Alam di Daerah beserta Ciri-cirinya

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ketampakan alam merupakan salah satu materi yang dipelajari siswa kelas 5. Dalam mempelajarinya, terdapat berbagai pertanyaan. Misalnya, jelaskan yang dimaksud ketampakan alam di daerah!
Pertanyaan ini muncul karena Indonesiamemiliki ketampakan alam yang beragam. Di sisi lain, setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing yang tidak bisa ditemui di daerah lainnya.
Pengertian dan Ciri-ciri Ketampakan Alam di Daerah
Dikutip dari buku Get Smart Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas III oleh Sri Sulestari (2007), jawaban dari "Jelaskan ketampakan alam di daerah!" adalah ketampakan yang terbentuk hasil peristiwa alam. Mudahnya, ketampakan alam terbentuk dengan sendirinya.
Beberapa contoh dari peristiwa ketampakan alam yakni.
1. Gunung
Gunung adalah salah satu bentuk kenampakan alam daratan yang menonjol tinggi ke atas. Salah satu ciri-ciri dari gunung adalah tingginya lebih dari 600 meter di atas permukaan laut. Jenis gunung sendiri ada gunung berapi aktif, tidak berapi, dan mati.
Contoh:
Gunung Marapi dengan ketinggian 2.891 m yang terletak di Sumatera Barat.
Gunung Anak Krakatau dengan ketinggian 151 m yang terletak di Lampung.
Gunung Bromo dengan ketinggian 2.329 m yang terletak di Jawa Timur.
Gunung Puncak Jaya dengan ketinggian 4.884 m yang terletak di Papua Tengah.
2. Pegunungan
Pegunungan adalah kumpulan dari beberapa gunung yang menjadi satu dan terlihat memanjang. Di pegunungan tidak terdapat gunung aktif karena pegunungan tidak mengalami erupsi.
Contoh:
Pegunungan Bukit Barisan di Sumatera
Pegunungan Dieng di Jawa Tengah
Pegunungan Jayawijaya di Papua
3. Dataran Tinggi
Dataran tinggi adalah tanah datar yang luas dan berada di ketinggian sekitar 200-1.500 meter di atas permukaan laut. Proses terbentuknya datarn tinggi akibat erosi dan sedimentasi, maupun bekas dari kaldera gunung api luas yang tertimbun material gunung.
Contoh:
Dataran Tinggi Gayo di Aceh
Dataran Tinggi Malang di Jawa Timur
Dataran Tinggi Gunung Kelimutu di Nusa Tenggara Timur
4. Dataran Rendah
Dataran rendah adalah tanah datar yang berada di ketinggian 0-200 meter di atas permukaan laut. Dataran rendah biasanya memiliki tanah subur dan banyak untuk pusat pemukiman penduduk.
Contoh:
Dataran Rendah Palembang
Dataran Rendah Banjarmasin
Dataran Rendah Semarang
5. Laut
Laut adalah kumpulan air asin dalam jumlah banyak dan luas yang menggenangi dan membagi pulau atau benua.
Contoh:
Laut Jawa
Laut Maluku
Laut Flores
Laut Arafuru
6. Sungai
Sungai adalah aliran air di permukaan yang berbentuk memanjang dan mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah. Hal ini dampak dari gravitasi yang berkumpul ke laut.
Sungai Kapuas
Sungai Barito
Sungai Mahakam
Sungai Musi
Sungai Bengawan Solo
Baca Juga: 5 Ketampakan Alam Perairan di Wilayah Indonesia
Ketampakan Buatan di Daerah
Berbeda halnya dengan ketampakan alami, ketampakan buatan merupakan bentuk permukaan bumi yang terbentuk akibat adanya campur tangan manusia. Contoh ketampakan alam buatan seperti.
1. Waduk atau Bendungan
Waduk atau bendungan adalah danau buatan atau danau alami yang diperbesar dari pembendungan untuk menyimpan air yang digunakan untuk berbagai keperluan, terutama saat musim kemarau.
Ciri-ciri waduk memiliki kecuraman atau landai dengan kedalaman berkisar antara 30-100 meter. Sumber air waduk berasal dari sungai ditambah dengan air jembatan.
Contoh:
Waduk Jatiluhur di Purwakarta, Jawa Barat
Waduk Jatigede di Sumedang, Jawa Barat
Waduk Batu Tegi di Tanggamus, Lampung
2. Jembatan
Jembatan adalah adalah bangunan atau konstruksi yang dibuat untuk menyeberangi atau meneruskan tempat seperti jurang, sungai, jalan raya atau kereta api.
Ciri dari jembatan adalah menghubungkan dua daratan dan dilewati manusia atau kendaraan.
Jembatan Ampera
Jembatan Suramadu
Jembatan Pasupati
Jembatan Semanggi
Sekarang sudah mengetahui jawaban dari pertanyaan "Jelaskan yang dimaksud ketampakan alam di daerah!", bukan? Semoga penjelasan di atas menambah wawasan tentang ketampakan alam, terutama di Indonesia.(MZM)
