Pengertian Lepas Landas sebagai Salah Satu Fase dalam Penerbangan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lepas landas adalah salah satu fase penerbangan dari berjalan di landasan menjadi terbang di udara. Pramugari akan meminta penumpang menegakkan sandaran, mengenakan sabuk pengaman, membuka tutup jendela dan menonaktifkan ponsel.
Prosedur keamanan normal seperti itu kadang malah membuat penumpang grogi. Sebenarnya, standar keamanan pesawat itu lebih baik dibandingkan alat transportasi umum lainnya sehingga pengumuman pramugari sebelum lepas landas tersebut harus ditaati.
Baca juga: Apa Arti Landing dalam Pesawat? Ini Jawabannya
Pengertian Lepas Landas dalam Penerbangan
Dalam dunia penerbangan, lepas landas adalah fase di mana pesawat akan bergerak dari permukaan tanah ke angkasa. Adapun persiapan pesawat sebelum lepas landas, yaitu:
Dalam kondisi pesawat sudah bersih dari penerbangan sebelumnya dan bahan bakar telah terisi, petugas mulai memuat cargo dan bagasi.
Pada saat bersamaan, penumpang dipanggil untuk boarding atau masuk ke pesawat.
Petugas operasional dan awak pesawat memeriksa beberapa dokumen penting.
Setelah semua pada tempatnya, kapten akan memerintahkan pramugari menutup pintu.
Pesawat ditarik ke taxiway.
Pada saat bersamaan, pramugari memperagakan prosedur keselamatan dan memberikan informasi seputar jalannya penerbangan.
Pesawat siap untuk lepas landas.
Jika sudah berada di taxiway, pesawat akan taxi, lalu take-off terus climbing atau menanjak ke ketinggian tertentu sampai tanda sabuk pengaman hijau atau sudah aman untuk aktivitas terbatas di dalam pesawat. Dengan demikian, fase lepas landas telah selesai.
Dalam buku Pelangi Dirgantara (2010), taxi diartikan sebagai gerakan pesawat di darat sebelum take off. Sedangkan take off adalah rangkaian gerakan pesawat dari ujung landasan meluncur sepanjang landasan sampai lepas landas untuk mengudara.
Tips untuk Penumpang Ketika Lepas Landas
Ada beberapa hal yang bisa dilakukan penumpang untuk mengurangi rasa takut atau tidak nyaman, yaitu:
Tak perlu terburu-buru menata tempat duduk agar tidak menambah rasa gugup. Jika kesulitan memasang sabuk pengaman, mintalah bantuan pramugari.
Duduklah dengan nyaman. Kepala tidak perlu melawan gravitasi ketika pesawat menanjak.
Jangan membaca apapun, termasuk brosur prosedur keselamatan ketika pesawat mulai bergerak sampai posisi sudah stabil di udara.
Siapkan permen jika sewaktu-waktu tenggorokan merasa tidak nyaman.
Jika telinga mendadak tidak bisa mendengar, cobalah menelan ludah sendiri.
Siapkan penutup telinga untuk balita atau bisa minta ke pramugari.
Jangan menutup mata. Jika takut melihat keluar jendela, pandanglah langit-langit kabin dengan lurus.
Pesawat merupakan alat transportasi yang makin dibutuhkan karena pergerakan manusia juga semakin cepat dan jauh. Memahami pengertian lepas landas di bandara dan melakukan persiapan yang baik akan membuat perjalanan lebih nyaman. (LUS)
