Pengertian Lipatan dan Patahan sebagai Pergerakan Tektonisme dalm Ilmu Geografi

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ilmu geografi, ada banyak sekali materi yang wajib dipahami oleh seluruh siswa. Salah satunya adalah tentang tektonisme. Sebagai negara yang memiliki banyak gunung berapi, tentu memahami tektonisme menjadi hal yang sangat penting.
Lantas, bisakah Anda jelaskan lipatan dan patahan sebagai pergerakan tektonisme? Jika masih bingung, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel ini, ya.
Baca Juga: Mengenal Tenaga yang Mengubah Bentuk Permukaan Bumi
Lipatan dan Patahan dalam Geografi
Mengutip dari buku Sukses UN-USBN SMA/MA IPS 2020 karya Tim Study Center dan Tim Redaksi Bintang Wahyu (2019:486), tektonisme adalah gejala alami yang berupa peristiwa pergerakan lapisan kerak bumi sehingga menyebabkan perubahan pada permukaan bumi. Peristiwa alami ini bisa berupa lipatan, pergeseran, atau bahkan pengangkatan yang membentuk struktur permukaan bumi.
Adapun pengertian lipatan sebagai pergerakan tektonisme adalah gerakan pada lapisan bumi yang tidak terlalu besar dan berlangsung dalam waktu yang lama sehingga menyebabkan lapisan kulit bumi tersebut jadi berkerut atau melipat. Kerutan atau lipatan kulit bumi ini nantinya akan menjadi pegunungan.
Sedangkan patahan merupakan gerakan pada lapisan bumi yang sangat besar serta berlangsung dalam waktu yang cepat sehingga dapat menyebabkan lapisan kulit bumi menjadi retak atau patah.
Kemudian gerakan tektonisme ini terbagi ke dalam dua jenis, yakni tenaga epirogenesa dan tenaga orogenesa.
Dampak Tektonisme bagi Kehidupan
Nah, berikut ini adalah berbagai dampak tektonisme bagi kehidupan yang menarik untuk Anda ketahui.
1. Dampak Positif
Keanekaragaman bentuk bumi, seperti adanya pegunungan, sungai, danau, palung, dan dataran.
Munculnya logam-logam berharga karena terdorong ke permukaan atau karena adanya tekanan dan suhu yang sangat tinggi akibat pergerakan lempeng tektonik.
Adanya pembentukan pegunungan dan lembah akibat gerakan lipatan dan patahan yang berpotensi menjadi tempat wisata.
2. Dampak Negatif
Adapun dampak negatif dari terjadinya tektonisme adalah munculnya bencana alam yang dapat merugikan seluruh makhluk hidup, seperti gempa bumi, longsor, dan juga erosi.
Itu dia penjelasan singkat mengenai lipatan dan patahan sebagai pergerakan tektonisme yang menarik untuk Anda ketahui. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat dan menambah wawasan Anda, ya. (Anne)
