Konten dari Pengguna

Pengertian Mad Shilah Thawilah dan Contohnya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mad Shilah Thawilah, Foto: Unsplash/Reezky Pradata.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mad Shilah Thawilah, Foto: Unsplash/Reezky Pradata.

Pengertian Mad Shilah Thawilah harus dipahami umat muslim, agar bacaan Al-Qur’annya bisa baik dan benar. Jika salah, maka memahami tajwid, arti, dan maknanya bisa saja keliru. Sehingga perlu memahaminya.

Contoh Mad Shilah Thawilah di dalam Al-Qur’an ada banyak dan cukup mudah untuk ditemukan. Namun, jika belum mengetahui pengertiannya, maka akan susah. Sehingga mempelajari dan memahami pengertian hingga contohnya cukuplah penting.

Pengertian Mad Shilah Thawilah

Ilustrasi Mad Shilah Thawilah, Foto: Unsplash/arThierry.

Dikutip dari buku Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur'an & Ilmu Tajwid karya H. Ahmad Annuri, MA (2020: 300), pengertian Mad Shilah Thawilah adalah adanya ha’ dhamir gbaib mufrad mudzakkar berharakat dhammah atau kasrah yang terletak di antara dua huruf yang berharakat dan setelahnya adalah hamzah qatha’.

Mad Shilah Thawilah terjadi ketika Mad Shilah Qashirah bertemu dengan hamzah (ء). Mad ini merupakan mad yang dibaca panjang dan terjadi ketika ha dhamir bertemu dengan hamzah qata’ atau hamzah yang memiliki harakat atau masih hidup.

Cara membacanya mirip dengan Mad Jaiz Munfashil, yaitu dibaca panjang dengan durasi 1, 2, atau 3 alif, yang setara dengan 2, 4, atau 6 harakat.

Contoh Mad Shilah Thawilah

Ilustrasi Mad Shilah Thawilah, Foto: Unsplash/Onuchcha.

Berikut adalah contoh Mad Shilah Thawilah agar lebih paham:

  • Surat Al Baqarah ayat 90

بِهِ أَنْفُسَهُمْ

bihii angfusahum.

Huruf ha dhamir pada kata bihii bertemu dengan hamzah berharakat fathah sehingga dibaca panjang 5 harakat.

  • Surat Al Baqarah ayat 93

بِهِ إِيمَانُكُمْ

bihii iymaanukum.

Huruf ha dhamir pada kata bihii bertemu dengan hamzah berharakat kasrah sehingga dibaca panjang 5 harakat.

  • Surat Ali Imran ayat 7

تَأْوِيلَهُ إِلَّا اللَّهُ

takwiilahuu illallah.

Huruf ha dhamir pada kata takwiilahuu bertemu hamzah berharakat kasrah sehingga dibaca panjang 5 harakat.

  • Surat Ali Imran ayat 30

وَبَيْنَهُ أَمَدًا بَعِيدًا

wabainahuu amadamba'iidaa.

Huruf ha dhamir pada kata wabainahuu bertemu dengan hamzah berharakat fathah sehingga dibaca panjang 5 harakat.

  • Surat Ali Imran ayat 36

وَضَعْتُهَا أُنْثَىٰ

wadho'tuhaa untsaa.

Huruf ha dhamir pada kata wadho’tuhaa bertemu dengan hamzah berharakat dhommah sehingga dibaca panjang 5 harakat.

  • Surat Al Humazah ayat 3

يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ

Huruf ‘ha dhamir’ pada bacaan Anna maa lahuu bertemu dengan hamzah berharakat fathah, sehingga dibaca panjang 5 harakat.

Baca Juga: Hukum Mad Thabi’i Bertemu dengan Hamzah pada Kalimat yang Sama atau Satu Kalimat

Itulah pengertian Mad Shilah Thawilah yang berarti perpanjangan bacaan pada huruf "ha" dhamir (kata ganti "dia" dalam bahasa Arab) ketika bertemu dengan hamzah (ء). (Umi)